MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Tim Yayasan Jantung Sehat (YJI) Rejang Lebong melakukan kunjunga kerja (Kunker) ke Padang, Sumatera Barat, 9 – 11 Desember 2024.
Tim YJI yang dipimpin Asisten III Setdakab, Drs. Sumardi, MSi selaku Ketua Harian YJI didamping Nunung Tri Mulyani selaku sekretaris YJI dan pengurus YJI Rejang Lebong disambut Wakil Ketua YJI Padang di Balai Kota pukul 09.00 WIB.
‘’Kami YJI Rejang Lebong sengaja mengunjungi YJI Padang untuk belajar tentang banyak hal. Khususnya tentang program-program yang sudah dilaksanakan YJI Padang,’’ kata Sumardi sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirian Ny Hartini Syamsul Effendi, S.Sos, MSi selaku Ketua YJI Rejang Lebong.
Dikatakan, YJI Rejang Lebong telah membentuk coordinator di 15 kecamatan. Serta membentuk KJS di 156 desa dan kelurahan. ‘’Setiap minggu pagi, kita melaksanakan senam bersama masyarakat di kawasan car free day,’’ terang Sumardi.
Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua YJI Padang, Devitra, SKM yang didampingi Nurul Maulida Syam selaku Sekretaris YJI juga menguraikan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan YJI Padang.
‘’Selama 5 tahun ini, YJI Cabang Padang sudah membentuk koordinator YJI di 11 kecamatan dan membentuk KJP di 104 kelurahan. Dan setiap minggu, YJI juga melakukan senam bersama masyarakat di halaman GOR H.Agussalim disertai layanan kesehatan penyakit tidak menular,’’ jelas Devitra yang juga menjabat Sekretaris Dinkes Padang.
Selain itu, YJI juga gencar melaksanakan gerakan peduli bahaya rokok dan gerakan anti rokok di kalangan masyarakat dan di kalangan pelajar di sekolah-sekolah. Serta membentuk kelompok jantung sehat remaja.
Dalam sesi diskusi, Tati Sumirah selaku bendahara YJI Rejang Lebong mempertanyakan pengadaan dana operasional YJI Padang. ‘’Apakah YJI Padang mendapat dana hibah dan berapa nilainya?’’ Tanya Tati.
Lalu, wakil ketua YJI Padang, Devitra, SKM menjelaskan, bahwa YJI mendapat dana hibah dari Pemkot Padang senilai Rp.30 juta per tahun. Ditambah dukungan dari OPD terkait Rp 70 juta. Jadi total anggaran YJI Padang sebesar Rp 100 juta per tahun.
‘’Karena kegiatan YJI banyak didukung masyarakat, maka total kegiatan YJI bisa mencapai Rp 400 juta per tahun,’’ tutur Devitra.
Sedangkan Dri Diani dari YJI Rejang Lebong mempertanyakan keberadaan secretariat YJI Padang. ‘’Kita mendapat secretariat di GOR H Agussalim. Sehingga, memudahkan kita dalam melaksanakan senam bersama setiap minggu. Karena peralatan sound system disimpan di secretariat. Sekretariat kita hanya buka setiap Hari Sabtu dan Minggu saja,’’ terang Nurul Maulidia Syam.
Nurul juga juga mengungkapkan bahwa saat ini YJI Padang telah merekrut pelatih dari kalangan guru olah raga. Setiap pelatih diberikan sertifikat yang diteken Ketua YJI Padang, Ny. Geny Putrinda Hadri Septa.
Dipenghujung pertemuan, YJI Rejang Lebong dan YJI Padang saling memberikan dan bertukar cinderamata.
Setelah melakukan pertemuan dengan YJI Padang, tim YJI Rejang Lebong langsung bertolak untuk mengunjungi YJI Bukit Tinggi. Sekaligus mengunjungi beberapa objek wisata di Bukit Tinggi. (rahman)
Editor : Rahman Jasin

