MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menghadiri kegiatan Ruang Pulih dan Yatim Fest Curup Ramadan 1447 Hijriah yang mengusung tema “Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya” bersama Komunitas Learning Centre Curup. Kegiatan tersebut digelar di Aula Golden Rich 88 Hotel Curup, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taman S.P., M.Si, unsur Forkopimda, para donatur serta ratusan anak yatim dari wilayah Curup dan sekitarnya. Turut hadir motivator Angga yang memberikan inspirasi kepada para peserta.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh panitia yang diketuai Istianti Ida Laksana S.Si., M.M.
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Rejang Lebong Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taman menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong yang belum dapat hadir karena adanya agenda pemerintahan yang tidak dapat ditinggalkan.
Ia juga menyampaikan salam hormat serta apresiasi dari Bupati Rejang Lebong kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan para donatur atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan pada sore hari ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak yatim,” ujar Taman.
Lebih lanjut disampaikan bahwa salah satu program prioritas Bupati Rejang Lebong adalah program berbagi untuk membantu masyarakat, khususnya anak yatim. Dalam program tersebut, para kepala OPD serta pejabat di lingkungan Pemkab Rejang Lebong turut berpartisipasi memberikan santunan setiap bulannya.
Menurutnya, tema kegiatan “Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya” memiliki makna yang sangat mendalam dan menjadi harapan agar anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat serta mampu memberikan manfaat bagi orang lain di masa depan.
“Kalian adalah anak-anak yang kuat dan tangguh. Yakinlah bahwa setiap ujian yang diberikan Allah SWT pasti sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Teruslah semangat belajar dan berjuang agar kelak menjadi cahaya bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya kepada anak-anak yatim yang hadir.
Sementara itu, dalam sesi motivasi, motivator Angga memberikan nasihat serta hiburan kepada ratusan anak yatim yang hadir. Ia mengajak anak-anak untuk selalu bersyukur dan tetap semangat menjalani kehidupan.
Ia juga mengingatkan bahwa meskipun ayah mereka telah tiada, Allah SWT akan selalu menjaga mereka dan keluarga mereka. Anak-anak juga diajak untuk terus mendoakan orang tua mereka.
Suasana haru sekaligus kebahagiaan tampak terpancar dari wajah anak-anak yatim saat mengikuti sesi motivasi dan doa bersama yang dipimpin oleh Angga.
Di sisi lain, Ketua Panitia Istianti Ida Laksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Yatim Fest merupakan bagian dari roadshow yang dilaksanakan di berbagai kota di Indonesia, dan Curup menjadi satu-satunya kota di Provinsi Bengkulu yang menggelar kegiatan tersebut.
“Kegiatan Yatim Fest ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk memuliakan anak yatim agar mereka dapat merasakan kebahagiaan Ramadan secara utuh. Mereka bukan objek belas kasihan, tetapi amanah yang dimuliakan oleh Allah SWT,” jelasnya.
Ia juga melaporkan bahwa pada pelaksanaan Yatim Fest yang ketiga di Curup, sebanyak 200 anak yatim menerima santunan. Sebanyak 130 anak hadir langsung dalam kegiatan tersebut, sementara sisanya akan dikunjungi langsung ke rumah masing-masing.
Setiap anak yatim menerima santunan berupa uang tunai sebesar Rp200.000 serta paket makanan senilai Rp100.000, sehingga total bantuan yang diberikan sebesar Rp300.000 per anak.
Selain santunan, kegiatan ini juga diisi dengan talkshow Ruang Pulih bagi para ibu tangguh, permainan untuk anak-anak, serta sesi motivasi dan inspirasi.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Rejang Lebong, khususnya di bulan suci Ramadan.(mcrl/tio/hengki)












