MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) masa bakti 2025–2030. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Gedung Guru, Jalan Susilawati, Kelurahan Cawang Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Sabtu (14/02) mulai pukul 08.30 WIB.
Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, konferensi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Rejang Lebong.
Agenda tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taman, S.P., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd., juga Komisi I DPRD Rejang Lebong. Sinergitas lintas sektor turut terlihat melalui kehadiran Kepala Cabang Dinas Wilayah II Curup, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong.
Dari internal organisasi, soliditas PGRI tampak melalui kehadiran lengkap jajaran pimpinan lembaga, di antaranya Ketua Dewan Pakar dan Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) PGRI Kabupaten Rejang Lebong, Ketua Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS), Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH), Ketua Badan Usaha, Ketua SLLCC, Ketua LKKP, Ketua Badan Khusus PGRI, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Guru, serta Ketua YPLP PGRI Kabupaten Rejang Lebong.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd., yang juga Ketua PGRI Rejang Lebong menegaskan bahwa KONKERKAB PGRI merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program organisasi profesi guru dengan visi dan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI sangat penting guna memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi guru, pemerataan layanan pendidikan, serta penguatan karakter peserta didik menuju generasi unggul dan berdaya saing.
Melalui KONKERKAB ini, PGRI Rejang Lebong berkomitmen menyusun program kerja yang tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan anggota, tetapi juga peningkatan profesionalisme guru sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas.(mcrl/edy)


