MEDIA CENTER REJANG LEBONG-Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr H Hendri Praja SSTP MSi, membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Sosialisasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kamis (11/9/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Rejang Lebong, mulai pukul 09.30 WIB.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala DP3APPKB Agusti Al Ansar, S.Kep; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rephi Meido Satria, SKM; Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Achmad Syafriansyah, SP; Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taman, SP; dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup M. Budianto, ST, MT. Turut hadir pula Ketua Baznas Kabupaten Rejang Lebong, Faisal Najarudin, S.Sos, serta para camat, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan Tim Penggerak PKK.
Sebagai narasumber utama, hadir Rofadhila dari BKKBN Provinsi Bengkulu yang menyampaikan materi terkait strategi percepatan penurunan stunting melalui Program Genting.
Dalam sambutannya, Wabup Hendri Praja menekankan bahwa stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang umumnya terjadi dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
“Pencegahan stunting diprioritaskan melalui pendekatan intervensi spesifik dan sensitif. Fokusnya adalah mencegah stunting baru dan menurunkan prevalensinya secara signifikan, dengan sasaran utama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita,” ujar Hendri.
Ia menjelaskan, intervensi spesifik mencakup pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, pemeriksaan kehamilan secara berkala bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Sementara itu, intervensi sensitif berkontribusi hingga 70 persen terhadap penurunan stunting, dengan fokus pada peningkatan kualitas sanitasi, akses air minum layak, edukasi pola hidup sehat, penanggulangan kemiskinan, dan penerapan pola asuh yang baik.
“Saya minta seluruh TPPS untuk benar-benar merealisasikan sembilan aksi dan inovasi yang telah ditetapkan sebagai fokus penurunan stunting di Rejang Lebong,” kata Wabup.
Sementara itu, Rofadhila dari BKKBN Bengkulu dalam materinya bertajuk “Mekanisme Tata Kelola dan Strategi Percepatan Pencapaian Target melalui Pekan Genting dan Masyarakat Pintar”, menegaskan pentingnya peningkatan pencapaian sasaran melalui berbagai langkah konkret.
“Strategi tersebut mencakup peningkatan capaian target triwulan, edukasi massal hingga satu juta individu, penguatan pemahaman tata kelola, serta optimalisasi peran mitra masyarakat,” jelas Rofadhila.
Ia menambahkan, target hasil dari Program Genting mencakup 100 persen sasaran yang teredukasi serta 75 persen target capaian triwulan yang berhasil direalisasikan.
Program Genting sendiri merupakan inisiatif kolaboratif yang mendorong peran serta masyarakat dalam upaya mencegah stunting secara terpadu, lintas sektor, dan berkelanjutan.(mcrl/rahman/bisma)





