MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Rejang Lebong melakukan pemantauan langsung penyaluran kuota tambahan gas LPG 3 Kg yang didistribusikan khusus pada hari Minggu dan hari libur nasional. Inspeksi mendadak dimulai pukul 10.30 WIB, Minggu (15/02/2026), di sejumlah agen dan pangkalan penyalur.
Pemantauan dipimpin Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensi, S.K.M., M.K.M., didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Anes Rahman, S.Sos., M.Sos., serta Kabag Perekonomian Fofan Wahyudi, S.H., S.S., Apt., M.P.H. Kegiatan juga mendapat dukungan personel dari Polres Rejang Lebong yang dipimpin Kanit Tipiter, Ipda Agus Mengku Hariyono, S.H.
Titin Verayensi menjelaskan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dari tingkat agen hingga pangkalan, sekaligus memastikan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Hari ini kita memastikan pendistribusian kuota tambahan LPG 3 Kg berjalan baik dan harga tetap sesuai ketentuan. Tambahan kuota ini merupakan upaya yang diperjuangkan Bupati untuk mengatasi kelangkaan menjelang dan selama Ramadan,” ujarnya.
Kadis Perindagkop dan UKM Anes Rahman menambahkan, kuota harian LPG 3 Kg di Rejang Lebong mencapai 7.840 tabung yang didistribusikan oleh Pertamina melalui empat agen, yakni PT Putri Cempaka Lestari (2.800 tabung), PT Karjan Jaya (3.380 tabung), PT Eliza Meryani (1.120 tabung), dan Pertamina Retail (560 tabung). Gas tersebut disalurkan kepada masyarakat melalui 350 pangkalan resmi di seluruh wilayah.
Setiap pangkalan diwajibkan menjual sesuai HET Rp20.000 per tabung, dan masyarakat yang membeli harus menunjukkan KTP.
Pemantauan diawali di agen PT Putri Cempaka Lestari di Kelurahan Talang Benih. Tim menyaksikan langsung distribusi tabung ke pangkalan menggunakan mobil pick up. Dari agen ini, pasokan harian mencapai lima truk atau sekitar 2.800 tabung.
Di pangkalan Muhammad Nasihun, warga langsung mengantre panjang saat pasokan tiba. Pangkalan tersebut mendapat jatah sekitar 100 tabung per minggu.
Tim kemudian melanjutkan pengecekan ke pangkalan M. Fariq Wajdi di Kelurahan Karang Anyar. Sebanyak 100 tabung tambahan habis terjual hanya dalam 30 menit. Situasi serupa terjadi di pangkalan Sunarno di kawasan Panti Asuhan Khairul Walad, Desa Kampung Delima, di mana 200 tabung dari Pertamina Retail ludes dalam waktu kurang dari satu jam.
Pemantauan terakhir dilakukan di pangkalan Pelita, Kelurahan Kampung Jawa. Sebanyak 200 tabung tambahan langsung diserbu warga.
“Biasanya kami mendapat 100 tabung per minggu. Alhamdulillah hari libur pun dapat tambahan,” ujar Pelita.
Pemkab Rejang Lebong memastikan pengawasan distribusi LPG bersubsidi akan terus dilakukan agar pasokan tetap tersedia, harga stabil, dan masyarakat mendapatkan haknya secara adil menjelang Ramadan. (mcrl/rahman)











