MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Tim Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Nasional (PSN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah Bengkulu melakukan survei lapangan di Kabupaten Rejang Lebong, Senin (3/11/2025), untuk memastikan kesiapan pembangunan Sekolah Rintisan di BLKM Cawang, Kecamatan Selupu Rejang.

Langkah ini sejalan dengan program Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP, dan Wakil Bupati Dr. Hendri, SSTP, MSi di bidang pendidikan, serta mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan akses pendidikan di seluruh daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rejang Lebong, Afreda Rotua Purba, SHut, M.Ling, mengatakan Bappeda menjadi titik kumpul tim survei Satker PUPR sebelum menuju lokasi sekolah rintisan di BLKM Cawang.

Survei tersebut juga melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Sosial (Dinsos) yang dipimpin Kepala Dinas Dr. Hambali, Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui drg. Asep Setia Budiman, Dinas PUPR, serta Bagian Aset BPKD.

“Dari hasil survei, masih ada beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi. Karena itu, dinas-dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas PUPR, PTSP, BPKD, dan Bappeda akan terus berkoordinasi agar rintisan Sekolah Rakyat di BLKM Cawang bisa terealisasi pada 2026,” ujar Afreda Rotua Purba.

Sekolah Rakyat Bermani Ulu Raya

Selain sekolah rintisan di BLKM Cawang, pembangunan Sekolah Rakyat juga direncanakan di lahan seluas delapan hektar di belakang Kantor Camat Bermani Ulu Raya. Saat ini, detail teknis dan kelengkapan administrasi proyek tengah disiapkan.

Afreda menjelaskan, sesuai arahan langsung Bupati HM Fikri Thobari, SE, MAP, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan berjalan sesuai target waktu.

“Leading sector tetap di Dinas Sosial. Namun dinas lain seperti PUPR, PTSP, BPKD, dan Bappeda juga diinstruksikan membantu penuh. Hari ini tim survei dari Kementerian PUPR mendatangi sekolah rintisan. Untuk sekolah rakyat di Bermani Ulu Raya semua aspek teknis akan kita siapkan sebelum 2026. Sehingga tim PSN Kementerian PUPR bisa turun melakukan survei secepatnya,” jelas Afreda.

Berdasarkan hasil koordinasi, terdapat sejumlah dokumen dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Bermani Ulu Raya, yakni:

Surat pernyataan minat dari Bupati

Sertifikat lahan

Surat Keputusan (SK) jalan

Dokumentasi survei

Layout lokasi

Peta topografi lokasi

Ketetapan Rencana Kota (KRK)

Dokumen RTRW

File koordinat (KMZ)

Lahan tidak bermasalah

Surat permohonan resmi dari Bupati

Dampingi Tim Survei

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Dr. Hambali, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Satker Prasarana Strategis Nasional Kementerian PUPR Wilayah Bengkulu yang meninjau sekolah rintisan di BLKM Cawang.

“Kami bersama mitra kerja dari Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan BPKD telah mendampingi langsung tim PUPR di lapangan. Semoga dengan dukungan semua pihak, sekolah rintisan bisa terealisasi sesuai rencana dan paling tidak rehabilitasi sudah dimulai pada 2026,” ujar Dr. Hambali.

Perwakilan Satker Prasarana Strategis Nasional Kementerian PUPR Wilayah Bengkulu, Suyanto, menjelaskan bahwa survei dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan ketersediaan lahan sekolah rintisan.

“Kami sudah meninjau langsung lokasi kegiatan Sekolah Rintisan. Ini merupakan instruksi Presiden agar setiap wilayah di Provinsi Bengkulu memiliki Sekolah Rintisan,” kata Suyanto.
“Untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Bermani Ulu Raya, kami berharap Pemkab dapat segera melengkapi seluruh persyaratan agar prosesnya bisa segera berjalan,” tambahnya.(mcrl)