DISKOMINFO – MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Dalam rangka mendukung dan mensinergikan Program Pemerintah Pusat (PP) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, melalui Program Pendataan yang dipelopori Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia maka dalam hal ini Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul Effendi,MM menghimbau pada semua lapisan masyarakat untuk siap didata dan jangan takut untuk didata.

“Terobosan positif sebagai langkah dan upaya Pemerintah Pusat (PP) melalui BKKBN RI ini patut kita support penuh oleh jajaran Pemkab Rejang Lebong kita dan semua lapisan masyarakat Rejang Lebong. Terkait pendataan pada semua lapisan masyarakat Rejang Lebong menyangkut kepentingan publik seperti dibidang kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan lainnya ketika dibutuhkan maka hal ini harus kita dukung. Saya menghimbau pada masyarakat Rejang Lebong ketika nanti ada petugas pendataan yang diturunkan DP3APPKB ke-rumah warga bersangkutan, maka jangan khawatir dan jangan takut untuk didata,” jelas Bupati pada Tim MCRL saat diwawancarai di Rumdin Bupati usai dari kegiatan buka puasa bersama tadi malam, Rabu (5/5).

Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong Rosita,SH mengungkapkan, kegiatan pendataan yang telah dilakukan ini sejak star dimulai 01 April kemarin hingga pada 31 Mei 2021 ini.

“Pendataan ini telah kita lakukan sejak 01 April kemarin dan berakhir 31 Mei 2021 ini. Untuk pertama kali petugas kader pendata kita data itu dari Pak Bupati, baru setelahnya ke-semua lapisan masyarakat Rejang Lebong tanpa terkecuali,” ujar Rosita pada Tim MCRL tadi malam.


Ditambahkan Rosita, dengan dilakukannya pendataan ini setelah telah selesai semua tahapan proses pendataan, diharapkan bisa menjadi tolak ukur dan acuan bagi semua Kepala Daerah untuk mengetahui sejauh mana tingkat ekonomi pendapatan masing-masing warganya, baik dari segi ekonomi, kualifikasi jenjang pendidikan dan potensi-potensi terdapat disemua Desa dalam wilayah Kecamatannya.

“Dari data ini nanti, akan diperoleh sejauh mana tingkat kesejahteraan masyarakat Rejang Lebong, jenjang kualifikasi pendidikan, potensi-potensi terdapat di Desa serta sebagai acuan atau gambaran bagi Pemkab Rejang Lebong untuk mengambil langkah kebijakan dalam pembangunan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) dan pemanfaatan potensi SDA (Sumber Daya Alam) yang ada,” demikian jelas Rosita kembali. (Adit MCRL)