MEDIA CENTER REJANG LEBONG— Warga Desa Kampung Melayu dan Desa Baru Manis di Kecamatan Bermani Ulu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan rezeki yang diterima.

Kegiatan ini dilangsungkan Selasa (22/7/2025) di dua lokasi berbeda dan dihadiri langsung oleh Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari SE MAP.

Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Kampung Melayu dan Balai Desa Baru Manis. Turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Plt. Camat Bermani Ulu Romi Erwin, serta para kepala desa setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi adat yang diwariskan turun-temurun. Menurut dia, gotong royong menjadi kunci keberlangsungan kegiatan ini.

“Pelaksanaan kegiatan ini murni swadaya masyarakat, dengan urunan lebih dari Rp 45 juta. Ini bukti nyata kekompakan warga Kampung Melayu dan Baru Manis,” ujar Fikri.

Ia menambahkan, tradisi ini merupakan wujud nyata nilai kebersamaan masyarakat desa. Bupati juga berharap agar kegiatan seperti ini terus dilestarikan, seraya menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasannya selama menjabat.

“Nomor saya masih nomor lama, silakan hubungi langsung melalui WhatsApp jika ada kebutuhan mendesak, terutama yang berkaitan dengan layanan kesehatan atau kondisi darurat. Insya Allah saya akan merespons,” kata Fikri.

Nomor WhatsApp pribadi Bupati Fikri 0812-7158-9666 dan dapat dihubungi warga untuk menyampaikan keluhan atau pengaduan.

Kepala Desa Kampung Melayu, Andoyo, menjelaskan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi yang sudah lama dijalankan sebagai bentuk syukur atas hasil pertanian dan sumber daya alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat.

“Tradisi ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga doa bersama agar desa kita dijauhkan dari bencana dan diberi keberkahan,” ujar Andoyo.

Sementara itu, Kepala Desa Baru Manis, Sofyan Efendi, menambahkan bahwa tahun ini kegiatan Sedekah Bumi juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Desa Baru Manis ke-98.

“Sejak berdiri pada 1927, Desa Baru Manis memiliki kekayaan budaya yang hampir terlupakan. Dalam kesempatan ini, kami juga mengadakan pertunjukan wayang kulit dan campursari yang melibatkan seniman lokal,” katanya.

Sofyan juga menyampaikan aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur desa serta penambahan fasilitas kantor desa.

“Kami berharap dukungan dari Pemkab agar infrastruktur desa makin memadai dan pelayanan kepada masyarakat bisa meningkat,” ujarnya.

Kegiatan Sedekah Bumi tahun ini berlangsung meriah dan penuh keakraban. Selain sebagai wadah pelestarian budaya, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antarlembaga serta masyarakat desa.

Di Baru Manis saat sedekah bumi juga hadir tiga anggota DPRD Rejang Lebong. Selain itu hadir juga kades dari Curup Utara.

Bupati Fikri sendiri memberikan apresiasi terkait kekompakan para kades dan anggota DPRD. “Ini pertanda baik untuk kemajuan Rejang Lebong. Sinergi ini perlu dilakukan. Karena kita membangun tidak bisa sendiri. Tapi seluruh lapisan harus berperan serta,” ungkap Bupati Fikri.(mcrl/protokol)