MEDIA CENTRE REJANG LEBONG – Curup Kota Wisata mengalami lonjakan kunjungan signifikan pada momentum libur Tahun Baru yang bertepatan dengan libur sekolah dan perguruan tinggi. Ribuan kendaraan dengan pelat nomor luar daerah terpantau memasuki wilayah Kota Curup dan sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Rejang Lebong sejak menjelang pergantian tahun.

Sebelumnya, Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P., Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Elva Mardiana, S.I.P., M.Si., Kapolres Rejang Lebong Florentus Situngkir, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memonitor langsung pengamanan malam pergantian Tahun Baru di Kabupaten Rejang Lebong.

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat serta lonjakan arus kendaraan dan wisatawan, sehingga perayaan malam Tahun Baru dapat berlangsung dengan nyaman dan penuh rasa aman.

Seiring dengan itu, sejumlah destinasi wisata unggulan di Rejang Lebong dipadati pengunjung. Objek wisata seperti Tebing Suban, Suban Air Panas, Danau Mas, Pandawa Lima, dan Danau Talang Kering ramai dikunjungi wisatawan dari dalam Provinsi Bengkulu maupun luar daerah, seperti Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, hingga Pulau Jawa.

Tingginya volume kunjungan berdampak pada kepadatan lalu lintas di jalur menuju destinasi wisata. Di beberapa titik, seperti Danau Mas, Tebing Suban, dan Pandawa Lima, sempat terjadi antrean kendaraan cukup panjang. Meski demikian, antusiasme pengunjung tetap tinggi dan suasana liburan berlangsung kondusif.

“Suasananya nyaman, makanannya enak dan harganya terjangkau. Banyak pilihan tempat wisata dan cocok untuk liburan keluarga,” ujar Riko, wisatawan asal Sarolangun, Jambi, saat ditemui di kawasan Danau Mas.

Lonjakan wisatawan tersebut juga memunculkan multiplier effect atau dampak berganda bagi perekonomian daerah. Tingkat hunian hotel dan penginapan meningkat, rumah makan dan kafe ramai pengunjung, pedagang kuliner dan oleh-oleh merasakan peningkatan penjualan, hingga sektor transportasi lokal, parkir, dan UMKM di sekitar destinasi wisata turut bergerak.

Sejumlah pelaku usaha menyebutkan bahwa perputaran uang selama libur Tahun Baru meningkat signifikan dibanding hari biasa, seiring tingginya belanja wisatawan untuk konsumsi, penginapan, cendera mata, serta kebutuhan lainnya. Kondisi ini dinilai memberi dorongan positif bagi pendapatan masyarakat sekaligus Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menanggapi tingginya arus kunjungan wisatawan, Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para wisatawan yang memilih Curup sebagai tujuan libur akhir tahun.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus melakukan pembenahan dan persiapan guna memperkuat posisi daerah sebagai kabupaten wisata, mulai dari penataan destinasi, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, hingga pengembangan spot-spot wisata unggulan.

“Antusiasme wisatawan ini memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kualitas destinasi dan pelayanan agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Seiring meningkatnya kepadatan lalu lintas akibat masuknya ribuan kendaraan pelat luar daerah, Bupati juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan kendaraan, karena di beberapa titik terjadi kepadatan lalu lintas cukup tinggi,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Fikri Thobari mengingatkan para pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha pariwisata agar memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung.

“Dengan pelayanan yang baik, wisatawan akan kembali lagi ke Curup Kota Wisata dan mengajak lebih banyak keluarga serta kerabatnya. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan Curup sebagai Kota Wisata,” pungkasnya.(mcrl)