MEDIA CENTER REJANG LEBONG–Bupati Rejang Lebong berkomitmen menggelar pasar murah di 15 kecamatan sebagai langkah membantu masyarakat menghadapi tekanan harga bahan pokok.
Program ini dibahas dalam rapat pengendalian inflasi yang dipimpin Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri Thobari, SE., M.AP., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat bupati, Selasa (2/9/2024).
Fikri menegaskan pasar murah yang digelar bekerja sama dengan Bulog akan dilaksanakan secara rutin hingga ke tingkat desa.
“Pasar murah ini langkah nyata pemerintah daerah. Harapannya, masyarakat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Fikri.
Menurutnya, kehadiran pasar murah menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Rapat pengendalian inflasi juga dihadiri Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekretaris Daerah Yusran Fauzi, Kapolres AKBP Florentus Situngkir, Dandim 0409 Letkol Arh Mochamad Erfan Yuli Saputro, serta jajaran kepala OPD.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah bersama Forkopimda sepakat memperkuat koordinasi agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.
“Dengan sinergi pemerintah daerah, Forkopimda, dan semua pihak, kita ingin memastikan harga-harga tetap stabil di pasaran,” kata Fikri.
Pemkab Rejang Lebong menargetkan pasar murah digelar merata di seluruh kecamatan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat di desa maupun kota.(mcrl/tio)











