MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong meninjau langsung korban kebakaran di Kelurahan Pasar Ulak Tanding (PUT), Kecamatan Padang Ulak Tanding, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Hendri didampingi Kepala Baznas H. Ahmad Supani, Kepala Dinas Sosial Dr. Hambali, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M. Budianto, ST., MT., Camat Padang Ulak Tanding, Kapolsek, Danramil, pemerintah setempat serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Pada kunjungan tersebut, Plt Bupati menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan berbagai kebutuhan serta peralatan sementara yang dapat dimanfaatkan oleh korban selama masa pemulihan.
“Hari ini kami hadir untuk melihat langsung kondisi rumah yang terbakar. Sekaligus menyerahkan bantuan uang dan peralatan sementara yang bisa digunakan untuk meringankan beban para korban,” ujar Hendri.
Ia juga menyampaikan rasa prihatin Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong atas musibah yang menimpa warganya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, kami mengucapkan turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.
Terkait kondisi rumah yang hangus terbakar, Hendri mengatakan pemerintah daerah akan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum menentukan bentuk bantuan lanjutan, termasuk kemungkinan program bedah rumah.
“Untuk rumah, akan kami kaji terlebih dahulu terkait bantuan bedah rumah agar nantinya dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Untuk Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan dua unit rumah semi permanen ditempati oleh Reni (32) dan Aping (50), yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Masing-masing rumah berukuran sekitar 6 x 12 meter dan 6 x 15 meter.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Saat kejadian, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pemadam Kebakaran bergerak cepat dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api.
Empat armada tersebut berasal dari Pos Damkar Binduriang, Pos Damkar Padang Ulak Tanding, Batalyon TP, serta mendapat bantuan armada dari Pemadam Kebakaran Kota Lubuklinggau. Berkat kerja sama seluruh personel di lapangan, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. (mcrl/bisma)

