MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong bersama Kodim 0409/Rejang Lebong bergerak cepat menangani kerusakan gorong-gorong atau plat dekker yang putus di badan Jalan Ahmad Marzuki, Simpang Taman Siswa, Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah.

Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si bersama Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada turun langsung meninjau kondisi jalan rusak tersebut pada Selasa (19/05/2026) pukul 10.00 WIB.

Dalam peninjauan itu, Plt Bupati didampingi Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Kepala BPBD M. Budiyanto, ST., MT., Plh Kadis PUPRPKP Luhur Budi Santoso, ST., Camat Curup Tengah Mardiana, serta Lurah Talang Rimbo Baru Etty Zulyani.

Kerusakan gorong-gorong yang telah terjadi sejak Desember 2025 itu selama ini mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas kendaraan di kawasan padat penduduk tersebut.

Di lokasi peninjauan, Plt Bupati Hendri memastikan pembangunan gorong-gorong akan mulai dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026.

“Mulai Rabu, 20 Mei 2026, gorong-gorong yang putus ini akan segera dibangun. Pekerjaannya akan dilaksanakan Kodim 0409 bersama masyarakat, sehingga dalam waktu cepat arus lalu lintas kendaraan dapat kembali berjalan lancar,” ujar Hendri.

Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan akses transportasi warga kembali normal.

Hal senada disampaikan Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada. Ia mengatakan personel TNI akan diterjunkan untuk membantu proses pembangunan bersama masyarakat.

“Untuk melaksanakan pembangunan plat dekker ini, kita akan menurunkan personel TNI bersama masyarakat. Kita harapkan pekerjaannya dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” kata Dandim.

Sementara itu, Plh Kadis PUPRPKP Rejang Lebong Luhur Budi Santoso menjelaskan gorong-gorong atau plat dekker yang akan dibangun memiliki panjang 13 meter dengan lebar 6 meter.

“Anggaran yang kita siapkan sebesar Rp200 juta,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua masih dapat melintas secara hati-hati di sisi pinggir gorong-gorong yang putus. Namun karena badan jalan yang tersisa cukup sempit, kendaraan roda empat tidak dapat melintas dari arah tersebut.

Sementara kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Simpang Empat Jalan Iskandar Ong masih dapat menuju Jalan Suprapto melalui jalur alternatif yang berada tidak jauh dari lokasi gorong-gorong yang rusak.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap penanganan cepat tersebut dapat segera memulihkan akses jalan masyarakat dan memperlancar kembali aktivitas warga di kawasan Talang Rimbo Baru. (mcrl/rahman/edy)