MEDIA CENTER REJANG LEBONG — Keindahan Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terus memikat wisatawan dari berbagai daerah. Dikenal sebagai air terjun tertinggi di Provinsi Bengkulu, destinasi ini menjadi daya tarik utama yang mengantarkan Desa Wisata Belitar Seberang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Berjarak sekitar 28 kilometer dari Kota Curup, atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor, Air Terjun Tri Sakti juga bisa diakses dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, dengan jarak sekitar 109 kilometer.
Setibanya di Desa Belitar Seberang, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan sejauh 2,5 kilometer menuju lokasi air terjun. Sebagian besar kondisi jalan sudah diperbaiki, bahkan di beberapa titik telah dibangun jalur khusus kendaraan wisata. Namun, saat musim hujan, wisatawan disarankan menggunakan kendaraan khusus yang disediakan pengelola agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Selain melalui Desa Belitar Seberang, akses menuju Air Terjun Tri Sakti juga dapat ditempuh dari Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi. Jalur alternatif ini tengah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan mulai ditingkatkan kualitasnya pada tahun 2025.
Sesampainya di area parkir, wisatawan akan melanjutkan perjalanan menuju dasar air terjun dengan menuruni tebing setinggi lebih dari 100 meter. Meskipun di beberapa titik memiliki kemiringan hampir 90 derajat, pengunjung tidak perlu khawatir karena telah tersedia ratusan anak tangga yang aman dan kokoh.
Di sepanjang perjalanan menuju dasar air terjun, wisatawan akan disambut oleh Air Terjun Puspa Dewi, yang mengalirkan air hangat alami di sisi kiri jalur. Pemandangan ini menjadi pengalaman unik sebelum akhirnya sampai di Air Terjun Tri Sakti yang megah dan memesona.
Setelah perjalanan sekitar 15–20 menit, rasa lelah seketika hilang saat mata disuguhkan panorama Air Terjun Tri Sakti yang menakjubkan. Di bawah air terjun, pengunjung dapat berfoto, menikmati sejuknya aliran air, atau berendam di aliran air hangat kecil di sisi kanan air terjun.
Sebagai penutup perjalanan, wisatawan juga bisa bersantai dan berendam di kolam air panas alami yang terletak tidak jauh dari area parkir. Kolam ini menjadi daya tarik tambahan untuk melepas penat setelah menikmati petualangan di Air Terjun Tri Sakti.
Dengan tarif masuk hanya Rp20.000 per orang, wisatawan sudah dapat menikmati seluruh keindahan dan fasilitas yang tersedia. Pengelola juga menyediakan beragam paket wisata menarik, sehingga pengunjung bisa memilih pengalaman terbaik sesuai keinginan.
Keindahan alam, keramahan masyarakat, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menjadikan Air Terjun Tri Sakti sebagai salah satu ikon wisata unggulan Bengkulu yang patut dikunjungi.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pariwisata, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari, SE, MAP, bersama Anggota DPR RI Dewi Coryati, pernah meninjau langsung kawasan Air Terjun Tri Sakti. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat potensi wisata sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar terkait kebutuhan infrastruktur pendukung.
“Kami ingin memastikan destinasi wisata ini terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Kunjungan bersama Ibu Dewi Coryati menjadi langkah awal untuk menyinergikan dukungan antara pemerintah daerah dan pusat,” ujar Bupati Fikri Thobari.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, dengan Air Terjun Tri Sakti sebagai salah satu fokus utamanya.
“Kami ingin menjadikan Rejang Lebong sebagai kabupaten wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Air Terjun Tri Sakti bukan hanya kebanggaan daerah, tapi potensi besar untuk dikenal di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Dewi Coryati kepada wartawan beberapa waktu lalu menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan sektor pariwisata Rejang Lebong. Ia menilai Air Terjun Tri Sakti memiliki daya tarik alami yang luar biasa dan perlu mendapat promosi yang lebih luas.
“Potensi alam seperti ini harus terus dikembangkan dengan konsep berkelanjutan. Saya akan mendorong agar sektor pariwisata Rejang Lebong mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat,” kata Dewi Coryati.(mcrl)



