DISKOMINFO – MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi bersama Ketua TP PKK Rejang Lebong Hartini Syamsul mengikuti peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-28 Tahun 2021 secara virtual. Selasa, (29/6/21)

Seperti yang kita ketahui bahwa peringatan Harganas merupakan momentum penting di unit terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga. Tahun ini peringatannya mengangkat tema Keluarga Keren Cegah Stunting.

Keluarga keren juga harus didukung dengan kesehatan, terutama Ibu dan anak. Dalam mencanangan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Sejuta Akseptor di seluruh Indonesia, Pemkab Rejang Lebong bersama jajaran dan mitra telah berhasil melaksanakan pelayanan akseptor, melebihi target diatas 1337 Akseptor.

“Sebelum peringatan ini, Kita telah melakukan pelayanan Akseptor, bahkan melebihi target diatas 1337 Akseptor, “ ujar Bupati Syamsul, usai mengikuti peringatan Harganas melalui zoom meeting yang bertempat di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong.

Sementara itu, berkaitan dengan pencegahan meningkatnya angka stunting di Kabupaten Rejang Lebong. Bupati mengimbau kepada masyarakat, terutama bagi calon pasangan usia muda guna berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan lintas sektor terkait. Untuk diberikan pemahaman mengenai penekanan dan menjaga kesehatan agar keluarga terhindar dari stunting.

“Kedepannya agar keluarga dan anak bisa hidup sehat, daya fikirnya tetap terjaga, terhindar juga dari stunting,” tutupnya.

Bukan hanya Pemkab dan lintas sektor, Tim Penggerak PKK yang juga mitra pemerintah sangat mempunyai peran penting guna mendukung terwujudnya keluarga sehat. Hartini Syamsul yang merupakan Ketua Tim PKK Rejang Lebong menjelaskan, bahwa sebagai penggerak tentu TP PKK akan selalu mendukung program-program pemerintah, salah satunya adalah ikut melaksanakan pemantauan posyandu tumbuh kembang yang teridentitas oleh PAUD dan balita di 15 kecamatan se-Kabupaten Rejang Lebong.

“Selain ikut melaksanakan pemantauan posyandu dan pelayanan Akseptor, PKK juga telah melaksanakan penyuluhan dengan seluruh kader-kader dan mitra terkait guna mensosialisasikan pencegahan stunting,” kata Hartini Syamsul. (Mcrl.Intan)