DISKOMINFO-MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Sesuai dengan selogan Rejang Lebong Bercahaya, Bupati Rejang Lebong Drs. Syamsul Effendi,.MM dan Wakil Bupati Hendra Wahyudiansyah, SH akan langsung tancap gas dalam menjalankan program program untuk masyarakat Rejang Lebong.

Hal tersebut dibuktikan dengan program 100 hari kerja Bupati Rejang Lebong Drs. Syamsul Effendi,.MM dan Wakil Bupati Hendra Wahyudiansyah, SH, dimana untuk mewujudkan Rejang Lebong bercahaya, pasangan yang lebih dikenal SaHe tersebut akan berupaya semaksimal mungkin mengubah Rejang Lebong  dalam kurun waktu 100 dengan menerangkan lampu jalan hingga taman taman dipusat kota untuk bersinar terang dimalam hari.

” Dalam program 100 hari kerja, kita akan membuat Rejang Lebong bercahaya dengan menerangkan lampu di setiap taman serta jalan di pusat kota, selain itu kita juga akan memperbaiki jalan berlobang di seluruh jalan dipusat kota,” jelas Bupati Drs. Syamsul Effendi,.MM didampingi Wakil Bupati Hendra Wahyudiansyah, SH bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, R.A. Denni, SH, MM dan Kepala Dinas PUPR-PKP RL, Yusran Fauzi, ST usai mengikuti rapat bersama OPD yang digelar di ruang Pola Pemerintahan Daerah Rejang Lebong, Senin (01/03/21) sore.

Selain menerangkan beberapa titik serta ttg ampal sulam untuk jalan berlobang dipusat Kota, dalam program 100 hari kerja juga memprioritaskan masalah sampah serta membersihkan beberapa drainase ya sering mengalami penyumbatan.

” Selain penampalan lobang lobang jalan yang berada di pusat kota, pembersihan drainase di beberapa titik yang sering penyumbatan untuk kita bersihkan, yang melibatkan pihak terkait, yang kita wacanakan akan kita mulai pada Jum’at, (05/03/21) mendatang di lingkungan lapangan Setia Negara dan lingkungan Gedung Seba Guna (GSG),” tambahnya.

Setidaknya, terdapat 9 program visi misi yang menjadi prioritas pasangan SaHe yang akan dijalankan, mulai Membangun karakter masyarakat Rejang Lebong yang berdaya saing dan inovatif, Memantapkan, pemahaman, pengamalan dan pelestarian nilai nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, Meningkatkan aksebilitas dan kualitas pendidikan, Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan dan rujukan masyarakat,  Melestarikan nilai nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah, Mengembangkan reformasi birokrasi melalui tata kelola pemerintahan yang bersih efektif dan transparan yang berorientasi pada inovasi dan pelayanan prima, Memperluas ketersediaan lapangan kerja guna mengentaskan kemiskinan melalui program program solutif, Mewujudkan pembangunan kawasan berbasis potensi lokal dan ekonomi kreatif untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi rakyat yang berkelanjutan, dan yang terakhir Mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur yang integratif dan kolaboratif.

” Yang jelas sebelum 9 visi misi yang akan kita jalankan, tahap pertama di 100 hari kerja ini membuat Rejang Lebong Bercahaya dahulu, perbaikan jalan berlobang dipusat kota serta program 100 juta per desa dan kelurahan, mengapa kita prioritaskan 100 juta ini seperti kita ketahui di masa pandemi ini untuk memulihkan perekonomian dengan memberikan modal usaha menggunakan 100 juta per desa inilah”, tutupnya.(Mcrl.Intan)