MEDIA CENTER REJANG LEBONg – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus berkomitmen meningkatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat. Mewakili Bupati Rejang Lebong, H. Muhammad Fikri Thobari, SE., M.Ap, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taman SP, M.Si meresmikan jaringan air bersih di Simpang Miri RT.004 RW.004, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Kamis (5/1/2026).

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri Camat Curup Tengah, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Curup Tengah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses air bersih.

Dalam sambutannya, Taman SP, M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sarana air bersih tersebut. Menurutnya, kehadiran jaringan air bersih ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penyelesaian pembangunan sarana air bersih ini,” ujar Taman.

Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan wujud nyata dari program Bantu Rakyat yang terus didorong Pemkab Rejang Lebong. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, khususnya air minum yang layak, aman, dan bersih, terutama di wilayah pedesaan.

Lebih lanjut, Taman menyampaikan pesan Bupati Rejang Lebong agar sarana air bersih yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. “Peresmian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar.

Sarana ini harus dirawat secara rutin dan digunakan secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Camat Curup Tengah, Mardiana, SKM., MM menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga yang telah menghibahkan tanah maupun sumber mata air untuk kepentingan bersama.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu sekalian yang telah menyumbangkan tanah dan sumber mata airnya. Semoga menjadi amal jariyah, dan selama air ini mengalir, pahalanya juga terus mengalir untuk keluarga,” ungkap Mardiana.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan memanfaatkan sarana air bersih tersebut dengan baik. Menurutnya, upaya menghadirkan air bersih di Simpang Miri bukanlah hal yang mudah, mengingat wilayah tersebut telah mengalami krisis air bersih selama bertahun-tahun.

“Ke depan, kami juga akan mengupayakan pengajuan proposal lanjutan agar kualitas dan jangkauan air bersih ini dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.

Perwakilan tokoh masyarakat Simpang Miri, Umrah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong atas terealisasinya aspirasi warga. Ia menjelaskan bahwa proposal pengadaan air bersih telah diajukan sejak Juli 2025 dan akhirnya dapat direalisasikan pada akhir tahun 2025.

“Alhamdulillah, setelah sekitar 15 tahun kami mengalami krisis air bersih, kini masyarakat Simpang Miri sudah dapat menikmati air bersih. Ini adalah sumber kehidupan bagi kita semua,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya berharap pembangunan jaringan air bersih ini dapat dilanjutkan, khususnya untuk peningkatan kualitas pipa dan perluasan jaringan hingga ke rumah-rumah warga.

“Kami sangat berharap tahun ini pembangunan air bersih ini dapat dilanjutkan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya jaringan air bersih ini, Pemkab Rejang Lebong berharap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Simpang Miri dapat terus meningkat, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. (mcrl/bams)