MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menghadiri sekaligus mendukung kegiatan pengukuhan program tahsin tahfidz dan launching buku Sang Pewaris Jejak Emas Tahun 2026 yang digelar di Aula Poltekkes Curup, Sabtu (23/05/2026) pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Taman, S.P., M.Si., didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Zakaria Efendi, M.Pd., Kepala Sekolah SD IT Khoiru Ummah Rajab Effendi, S.Pd., Gr., M.Pd., jajaran pengurus Yayasan Khoiru Ummah, para ustadz dan ustadzah, wali murid, serta siswa-siswi SD IT Khoiru Ummah.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru saat para siswa mengikuti prosesi pengukuhan tahsin dan tahfidz Al-Qur’an. Selain itu, launching buku Sang Pewaris Jejak Emas turut menjadi perhatian karena dinilai mampu menumbuhkan semangat literasi dan kreativitas generasi muda sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Taman, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., sebenarnya ingin hadir secara langsung, namun karena padatnya agenda pemerintahan, dirinya ditugaskan untuk mewakili menghadiri kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terhadap kegiatan pendidikan berbasis keagamaan dan literasi yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.
“Pengukuhan program tahsin dan tahfiz pada hari ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menghafal serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan agama yang ditanamkan sejak dini akan menjadi pondasi moral dan spiritual yang kuat bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan zaman.
Selain itu, dirinya juga mengapresiasi launching buku Sang Pewaris Jejak Emas yang dinilai dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, gemar membaca, dan menulis.
“Ini merupakan langkah positif dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, cerdas, dan berkarakter,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Taman juga mengajak para orang tua agar terus memberikan pendidikan agama terbaik bagi anak-anak sejak dini serta tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah berbasis Islam terpadu.
“Saya yakin pendidikan seperti ini menjadi pondasi moral dan spiritual yang kuat bagi anak-anak kita untuk masa depan Rejang Lebong yang religius, cerdas, dan berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Zakaria Efendi, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap capaian SD IT Khoiru Ummah dalam membina siswa di bidang tahfiz dan pendidikan karakter.
Ia berharap para siswa tidak hanya berhenti pada jenjang pendidikan dasar, tetapi terus melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita berharap anak-anak Rejang Lebong tidak ada lagi yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Pemerintah siap memfasilitasi dan membantu melalui program orang tua asuh maupun dukungan lainnya,” ungkapnya.
Zakaria juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mendukung seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, tanpa perbedaan, termasuk dalam program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.
“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam mencetak generasi berprestasi dan berakhlakul karimah demi mewujudkan Rejang Lebong yang bahagia dan istimewa,” tutupnya. (mcrl/tio)









