MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Dalam upaya mewujudkan tertib penggunaan spektrum frekuensi radio, Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Bengkulu menggelar Sosialisasi Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Sepektrum Frekuensi Radio di Kabupaten Rejang Lebong.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Hotel Golden Rich 88 Curup Kota, Rabu(22/6) pagi itu dibuka oleh Asisten I Setdakab Rejang Lebong Pranoto Majid,SH.,M.Si

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Balai Monitor Frekuensi Radio Kelas II Provinsi Bengkulu Rahmat Budiharto,SE.,M.Si, Kepala Dinas Kominfo Rejang Lebong Dodi Sahdani,S.Sos.,M.Si.

Perwakilan Stasiun TVRI dan RRI Bengkulu, Pemilik Siaran Radio FM, Ketua ORARI dan Rapi serta diikuti oleh para peserta sosialisasi.

Dalam kesempatan itu Kepala Balmon II Bengkulu Rahmat Budiarto mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, sebagai upaya mewujudkan penggunaan frekuensi radio yang tertib, efektif, dan aman.

“Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat pengguna spektrum frekuensi radio mengenai aturan penggunaan frekuensi radio dan tatacara perizinannya,” ujar Rahmat Budiarto, Kamis (22/6).

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Rejang Lebong Dodi Sahdani,S.Sos.,M.Si menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Balmon Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Bengkulu yang telah menggelar sosialisasi ini di Kabupaten Rejang Lebong.

“Terimakasih kepada Balmon yang telah menyelenggarakan sosialisasi ini di Kabupaten Rejang Lebong. Kami merasa sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami sehingga kami sangat berantusias dalam mengikuti sosialisasi ini,” ujar Dodi dengan penuh optimis.

Dilain sisi, Asisten I Setdakab Rejang Lebong Pranoto Majid juga menyampaikan, spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya alam terbatas dan harus dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya agar tidak menimbulkan gangguan yang merugikan, bahkan bisa mengancam jiwa manusia.

Oleh karena itu, penggunaannya harus diatur sedemikian rupa agar membawa
Manfaat bagi kemakmuran masyarakat serta kepentingan bangsa dan negara.

“Balmon sebagai UPT Ditjen SDPPI diharapkan mampu menerima masukan dari para peserta sosialisasi sehingga Ditjen SDPPI dapat mewujudkan pelayanan yang semakin baik kedepannya,” jelasnya.

Pranoto menghimbau kepada semua peserta sosialisasi untuk dapat memahami betapa pentingnya tertib penggunaan spektrum frekuensi radio yang merupakan sumber daya alam terbatas dan strategis serta memiliki nilai
Ekonomis yang tinggi sehingga harus dikelola secara efektif dan efisien.

“Ini semua guna memperoleh manfaat optimal, penggunaan frekuensi radio juga harus sesuai dengan peruntukannya dan tidak saling mengganggu,” tutupnya. (Reporter Andi, Editor Aditya MCRL)