MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Mewakili Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si, Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensi, SKM, MKM menghadiri sekaligus membuka kegiatan Akhirusannah kelas VI dan apresiasi Tahfidz Al-Qur’an angkatan V Tahun 2026 di SDIT Semarak Rejang Lebong, Kelurahan Dwi Tunggal, Curup, Senin (25/05/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong, Lurah Dwi Tunggal, komite sekolah, dewan guru, serta para orang tua wali siswa. Acara berlangsung khidmat sebagai bentuk pelepasan siswa kelas VI sekaligus apresiasi bagi para santri penghafal Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Titin Verayensi menyampaikan pesan dari Bupati Rejang Lebong yang mengapresiasi peran para dewan guru SDIT Semarak dalam mencerdaskan generasi muda. Ia menegaskan bahwa kontribusi sekolah dalam membentuk generasi Qurani di Kabupaten Rejang Lebong patut diapresiasi dan diharapkan menjadi amal kebaikan bagi para pendidik.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada para guru yang telah berjuang mendidik anak-anak menjadi generasi Qurani. Semoga segala upaya yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan terbaik di yaumil akhir,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para orang tua untuk terus memberikan perhatian dan pendidikan terbaik bagi anak-anak, serta menyampaikan ucapan selamat kepada siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, khususnya juz 29 dan 30.
Sementara itu, Kepala SDIT Semarak Rejang Lebong, Roja Saputra, S.Pd., Gr., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pihak sekolah.
Ia menjelaskan bahwa sebanyak 13 siswa kelas VI resmi dilepas pada tahun ini, terdiri dari 3 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Selain itu, kegiatan apresiasi Tahfidz Al-Qur’an angkatan V diikuti oleh 27 santri, terdiri dari 10 putra dan 17 putri.
“Kami mengembalikan ananda kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Selama enam tahun, mereka telah belajar, bermain, dan tumbuh bersama. Kami mohon maaf apabila dalam proses pendidikan masih terdapat kekurangan,” ungkapnya.
Roja juga berpesan kepada para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita, serta kepada para santri Tahfidz agar senantiasa menjaga hafalan dengan rutin melakukan murojaah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. (mcrl/hengky)






