MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mendorong peningkatan kualitas layanan kepegawaian melalui pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan demonstrasi penggunaan Aplikasi Kenaikan Gaji Berkala (KGB) yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi transformasi digital pemerintahan daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan administrasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN).
Aplikasi KGB dirancang sebagai sistem informasi berbasis elektronik yang mengintegrasikan seluruh proses layanan, mulai dari pengusulan, verifikasi, validasi, hingga penerbitan dokumen kenaikan gaji berkala secara sistematis dan terdigitalisasi.
Kegiatan demonstrasi dihadiri oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Rejang Lebong, Erwan Suganda, SH, didampingi Sekretaris BKPSDM, Budi Afrian, S.T, serta para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan BKPSDM.
Dalam sambutannya, Kepala BKPSDM menyampaikan bahwa digitalisasi layanan KGB merupakan langkah strategis dalam menjawab tuntutan birokrasi modern yang mengedepankan kecepatan dan ketepatan layanan.
“Melalui aplikasi ini, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual dan berpotensi menimbulkan keterlambatan maupun kesalahan, kini dapat diminimalisir melalui sistem yang terstandar dan terdokumentasi secara elektronik,” ujarnya.
Secara teknis, aplikasi KGB memiliki sejumlah fitur utama, antara lain sistem identifikasi otomatis ASN yang memenuhi syarat kenaikan gaji berkala, alur verifikasi digital berjenjang, penerbitan dokumen secara elektronik, serta sistem monitoring dan pelacakan proses usulan secara transparan.
Selain itu, aplikasi ini dikembangkan dengan pendekatan yang memudahkan pengguna, dilengkapi sistem keamanan data melalui mekanisme autentikasi dan pengelolaan akses berbasis peran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memahami alur penggunaan aplikasi secara optimal, sehingga implementasi layanan digital dapat berjalan efektif dan seragam.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong optimistis bahwa inovasi ini akan mendorong terwujudnya sistem pelayanan kepegawaian yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis data, sejalan dengan upaya reformasi birokrasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Ke depan, aplikasi ini akan terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan sistem kepegawaian lainnya guna mendukung ekosistem layanan digital yang terpadu dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. (mcrl/vina)



