MEDIA CENTER REJANG LEBONG — Puluhan mata air dadakan muncul dan merendam tiga rumah warga di Jalan Cokro Gang Masjid Satari, RT 03 RW 01, Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, sejak Jumat (9/1/2026).

Ketinggian genangan air di rumah warga bervariasi antara 10 sentimeter hingga 30 sentimeter. Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Yusniar dengan genangan mencapai sekitar 30 sentimeter, rumah Efrizal sekitar 20 sentimeter, serta rumah Padrianto.

Yusniar menjelaskan, mata air tersebut muncul secara tiba-tiba usai pelaksanaan Salat Jumat sekitar pukul 13.30 WIB.

“Mata air ini muncul setelah Salat Jumat sekitar pukul 13.30 WIB. Airnya keluar deras disertai suara gelebuk-gelebuk. Sampai sekarang air masih menggenang sekitar 30 sentimeter. Untuk sementara, saya dan keluarga mengungsi ke rumah bedengan yang tidak jauh dari sini,” ujar Yusniar.

Hal serupa disampaikan Efrizal. Ia bersama keluarga terpaksa mengungsi karena seluruh ruangan rumahnya telah tergenang air. Sementara itu, Padrianto masih bertahan di rumah karena genangan air hanya terjadi di beberapa bagian, seperti kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.

“Air dari mata air yang cukup banyak ini sebagian bisa kami salurkan ke siring kecil di samping rumah. Namun, genangan tetap terjadi di dapur, kamar tidur, dan kamar mandi meski tidak terlalu dalam,” kata Padrianto.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Camat Curup Tengah, Mardiana, bersama Lurah Talang Rimbo Baru, Eti Juliani, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Rimbo Baru, Bripka Edo Irawan, langsung turun ke lokasi dan mengajak warga bergotong royong membuat saluran pembuangan air.

“Gotong royong yang melibatkan sekitar 10 warga ini dilakukan dengan membobol pagar rumah yang tergenang untuk membuat saluran pembuangan air. Air kemudian dialirkan menggunakan pipa pralon ukuran 5 inci menuju siring,” jelas Camat Curup Tengah.

Ia menambahkan, enam batang pipa pralon beserta perlengkapannya mendapat bantuan dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Pera Hariyani, sementara konsumsi ringan bagi warga yang bergotong royong disiapkan oleh Ita Joni, warga sekitar.

“Diharapkan pembuatan saluran pembuangan ini dapat diselesaikan hari ini agar genangan air bisa segera surut,” tambah Mardiana.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 01 Talang Rimbo Baru, Sagabah Ilyas, mengungkapkan bahwa lokasi rumah Yusniar dan Efrizal berada di kawasan mata air besar atau dikenal warga setempat sebagai ulu tulung yang sebelumnya telah ditimbun.

“Dulu lokasi ini merupakan mata air besar dan sering digunakan warga untuk mandi. Karena hujan deras turun terus-menerus, mata air tersebut kembali muncul dan menyebar di beberapa titik,” ungkap Sagabah.

Pemerintah kecamatan dan kelurahan bersama warga setempat terus memantau perkembangan kondisi di lokasi serta melakukan langkah-langkah penanganan agar genangan air tidak kembali terjadi.(mcrl/rahman)