MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, Dokter Melka Novera Sari, Sp.N, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) TP PKK Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pola Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (18/06/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 157 kader PKK yang terdiri dari pengurus TP PKK kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Rejang Lebong. Rakortek juga dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam sambutannya, Dokter Melka Novera Sari mengatakan Rakortek dilaksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kader PKK dalam menjalankan program dan kegiatan organisasi.
“Hari ini kita melaksanakan Rakortek PKK se-Rejang Lebong. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader PKK agar mampu menjalankan program secara optimal,” ujar Melka.
Ia menjelaskan, hasil Rakernas X PKK telah dituangkan dalam tiga dokumen utama, yakni Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2025–2029, Strategi Gerakan PKK, serta Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan Gerakan PKK.
Ketiga dokumen tersebut telah disahkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.7-3465 Tahun 2025 dan menjadi pedoman resmi bagi seluruh TP PKK di setiap tingkatan dalam menyusun program kerja, memperkuat kelembagaan, serta melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Ketiga dokumen itu telah disahkan melalui SK Mendagri Nomor 400.7-3465 Tahun 2025. Sehingga resmi menjadi acuan seluruh TP PKK di semua jenjang dalam penataan kelembagaan dan panduan dalam menyusun rencana program serta kegiatan,” jelasnya.
Menurut Melka, hasil Rakernas bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan arah gerakan PKK yang terstruktur dan berkesinambungan mulai dari tingkat pusat hingga desa, kelurahan, dan dasawisma.
Karena itu, Rakortek PKK Rejang Lebong dilaksanakan untuk menyamakan pemahaman dan persepsi mengenai arah kebijakan gerakan PKK, memastikan keseragaman tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan kapasitas para pengurus.
Peserta Rakortek terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara TP PKK dari 15 kecamatan, ditambah Ketua Pokja I, II, III, dan IV dari desa serta kelurahan binaan.
Melka menegaskan bahwa gerakan PKK merupakan kekuatan organisasi yang sangat besar karena memiliki struktur kelembagaan yang lengkap mulai dari tingkat pusat hingga unit terkecil di masyarakat, yaitu dasawisma.
Namun, menurutnya, kekuatan tersebut tidak akan bermakna tanpa adanya kesamaan langkah, komitmen, dan kesungguhan seluruh kader dalam menjalankan program-program PKK.
“Rakortek sangat penting untuk memastikan konsistensi pelaksanaan program, baik program unggulan lima tahunan maupun program prioritas tahunan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai pemahaman, tetapi harus dilanjutkan dengan tindak lanjut yang konkret, khususnya program yang bermanfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Melka berharap seluruh kader PKK dapat lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta tetap konsisten menjaga gerakan PKK sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Rakortek TP PKK Rejang Lebong Tahun 2026 menghadirkan lima narasumber yang memaparkan materi sesuai bidang kerja masing-masing. Materi Pokja I disampaikan oleh Desma Heryana, SKM., MM, Pokja II oleh Delima Indah Sari, SE, Pokja III oleh Yenlely Sumanti, SKM, Pokja IV oleh Bidan Mery Tresiana E., SST., M.Tr.Keb, sedangkan materi terkait prestasi kesekretariatan disampaikan oleh Choralisa Eliagita, SST.
Melalui Rakortek ini diharapkan seluruh kader PKK semakin memahami arah kebijakan organisasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mampu mengimplementasikan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.(mcrl/rahman/bisma/dodo)










