MEDIA CENTER REJANG LEBONG — Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Mardiyono, S.I.K. bersama Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, S.E., M.AP. menghadiri dan mengikuti Zoom Meeting Groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak yang digelar nasional, Senin (29/12/2025).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Kemala Bhayangkari, Kelurahan Talang Benih, Curup, dan dimulai pukul 09.30 WIB. Turut hadir mendampingi Bupati dan Kapolda, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., unsur Forkopimda, serta jajaran Polres Rejang Lebong.
Groundbreaking SPPG Polri secara nasional diluncurkan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, dan diikuti oleh seluruh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia melalui sambungan daring.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa program SPPG Polri merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari penguatan ketahanan gizi nasional.
“Target awal SPPG Polri sebanyak 1.000 unit. Namun hingga hari ini telah terealisasi 1.047 SPPG, terdiri dari 331 SPPG yang telah beroperasi, 380 SPPG dalam tahap persiapan operasional, serta 436 SPPG yang hari ini dilakukan groundbreaking,” jelas Wakapolri.
Ia menambahkan, keberadaan 1.047 SPPG Polri tersebut telah menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja dan melayani lebih dari 441.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di daerah terdampak bencana.
“Polri hadir bukan hanya menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga merawat masa depan anak bangsa. Groundbreaking SPPG Polri ini adalah wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” tegas Wakapolri.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Mardiyono, S.I.K. menyampaikan bahwa Polda Bengkulu terus mendorong percepatan pembangunan 21 SPPG Polri yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.
“Saat ini 16 SPPG telah beroperasi, 1 SPPG segera diluncurkan, dan 4 SPPG lainnya masih dalam proses pembangunan. Setiap SPPG ditargetkan dapat melayani sekitar 3.000 penerima manfaat,” ujar Kapolda.
Kapolda menegaskan bahwa pembangunan SPPG Polri tidak hanya mendukung program strategis nasional, tetapi juga memperkuat sinergi Polri dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, S.E., M.AP. menyambut positif pembangunan Dapur MBG–SPPG Polri di Kelurahan Talang Benih. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.
“Dapur MBG–SPPG Polri ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Bahan pangan akan disuplai oleh petani daerah, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat Rejang Lebong,” tegas Bupati.
Bupati menjelaskan, operasional dapur MBG akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari petani, tenaga dapur, distribusi, hingga pendukung operasional, sehingga manfaat program dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.
“Program ini menyentuh dua hal penting sekaligus, yakni peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah, khususnya bagi petani dan pencari kerja,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Bengkulu beserta jajaran Polri atas dukungan dan komitmen dalam menghadirkan SPPG Polri di Rejang Lebong.
Adapun Gedung SPPG Polri Kelurahan Talang Benih dibangun di atas lahan seluas 70 x 21 meter, dengan bangunan dapur berukuran 18 x 20 meter.
Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., didampingi Yoki selaku pelaksana pembangunan, menyampaikan bahwa pembangunan gedung SPPG Polri tersebut ditargetkan rampung dan dapat mulai beroperasi pada tahun 2026.
Dengan hadirnya SPPG Polri di Rejang Lebong, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat luas bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.(mcrl/rahman/bisma/bams)











