MEDIA CENTER REJANG LEBONG –Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Curup ke-146 berlangsung khidmat, meriah, dan sarat nuansa budaya di halaman Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (29/5/2026).

Upacara HUT Curup itu dipimpin langsung Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si itu turut dihadiri para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, tokoh adat, hingga ratusan peserta yang mengenakan pakaian adat daerah.

Kehadiran para bupati dari berbagai daerah di Bengkulu menjadi perhatian tersendiri dalam perayaan HUT Kota Curup tahun ini. Tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Bupati Bengkulu Tengah Rahmat Irianto, Bupati Kaur Gusril Pausi, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota lainnya.

Turut hadir Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekdakab Rejang Lebong Iwan Sumantri, SE, MM, pejabat eselon II dan III Pemkab Rejang Lebong, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Suasana upacara semakin semarak saat para pelajar menampilkan aubade lagu daerah Rejang yang membangkitkan semangat cinta budaya lokal. Atraksi drumband SD Center Curup juga sukses memukau peserta upacara dengan penampilan energik dan penuh semangat.

Dalam amanatnya, Plt Bupati Hendri menegaskan bahwa HUT Kota Curup bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun daerah.

“Momentum hari ini hendaknya bukan sekadar seremonial belaka. Tapi menjadi saat penuh makna untuk mengenang perjuangan para pendahulu dalam memperkuat persatuan, serta meneguhkan komitmen dalam membangun Rejang Lebong yang lebih maju, sejahtera dan berbudaya,” ujar Hendri.

Pada peringatan HUT ke-146 ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengusung tema “Bersama Kita Lestarikan Budaya, Wujudkan Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa.”

Menurut Hendri, tema tersebut memiliki makna mendalam bahwa budaya merupakan identitas sekaligus jati diri masyarakat Rejang Lebong yang wajib dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Budaya menjadi identitas dan jati diri masyarakat. Bahasa, aksara, seni, adat istiadat, warisan budaya tak benda hingga warisan budaya kebendaan merupakan warisan luhur yang harus selalu kita jaga dan diwariskan kepada anak cucu,” lanjutnya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Rejang Lebong di usia Kota Curup ke-146, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pengembangan wisata berbasis budaya, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, Hendri menilai masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi. Karena itu perlu sinergi dan kolaborasi antar pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat agar cita-cita mewujudkan Rejang Lebong yang bahagia dan istimewa benar-benar terwujud,” tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa santunan uang tunai kepada 15 kaum duafa dan 75 anak yatim piatu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Bupati Hendri bersama Sekdaprov Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni dan Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan.

Momentum HUT Kota Curup ke-146 tahun ini tidak hanya menjadi simbol sejarah berdirinya Kota Curup, tetapi juga memperkuat nilai budaya, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan masyarakat Rejang Lebong menuju daerah yang lebih maju, religius, dan sejahtera.(mcrl/bisma/dodo/bams/rahman)