MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rejang Lebong menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU Tahun 2026 di Aula Gedung NU Jalan Sukowati, Kecamatan Curup, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Perempuan dalam Ketahanan Keluarga dan Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong pada kegiatan tersebut diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Rejang Lebong, Darmansyah, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si.

Turut hadir Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Rejang Lebong Kyai Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I., Rais Syuriyah PCNU Dr. KH. Ngadri Yusro, M.Ag., Ketua PC GP Ansor Rejang Lebong Rahmat Yudhi Septian, M.Pd., Ketua PC Fatayat NU Rejang Lebong Zetti Sarlina, S.Sos.I., serta jajaran pengurus Muslimat NU dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam sambutan Plt Bupati yang dibacakan Darmansyah, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muslimat NU dan seluruh badan otonom NU yang selama ini aktif berperan dalam kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, hingga penguatan ketahanan keluarga di tengah masyarakat.

Menurutnya, peran perempuan, khususnya melalui organisasi Muslimat NU dan Fatayat NU, sangat penting dalam menciptakan keluarga yang kuat sebagai pondasi pembangunan bangsa.

“Kami berharap peran aktif Fatayat dan Muslimat NU dalam menjaga ketahanan keluarga serta mengawal pembangunan daerah dapat terus ditingkatkan. Sinergi ini sangat krusial demi mewujudkan visi besar bersama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Darmansyah membacakan sambutan Plt Bupati.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang berkualitas, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan zaman di masa mendatang.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap organisasi perempuan berbasis keagamaan seperti Muslimat NU dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai moral, memperkuat pendidikan keluarga, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.

Peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU tersebut juga menjadi momentum silaturahmi keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Rejang Lebong sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, ukhuwah, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Muslimat NU Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dalam penguatan umat, memperkokoh ketahanan keluarga, serta ikut mencetak generasi emas yang berakhlakul karimah menuju Indonesia Emas 2045. (mcrl/edi)