DISKOMINFO – MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Bertempat di Gedung Lantai II khusus Ruang Rapat DPRD Kabupaten Rejang Lebong tadi siang hingga berakhir sore ini Selasa (4/5), segenap jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong diwakili pada Kabag Hukum Pemkab dan Kepala Dinas Kesehatannya bersama jajaran DPRD Rejang Lebong yang dipimpin langsung Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen,SH menggelar ‘Forum Rapat Bersama BPJS-Kesehatan’ terkait membahas penandatanganan fakta integritas terhadap BPJS-Kesehatan.

Dalam rapat yang lumayan alot hingga memakan waktu lebih kurang 4-5 Jam ini, Ketua DPRD Rejang Lebong akhirnya menyetujui untuk menyepakati hasil yang telah ditandatangani bersama Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul Effendi ini demi untuk kemaslahatan Rakyat Daerah Rejang Lebong dalam hal pelayanan dibidang fasilitas kesehatan.

Pada segenap Insan Pers dari berbagai awak media (Elektronik, Cetak Harian/Mingguan/Tabloid, Online dan Media Center Rejang Lebong) Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen,SH membenarkan dan mengatakan, jika dari sekian asumsi data yang telah dilayangkan BPJS Kesehatan ini telah dibayarkan 10 Milyar namun masih ada beberapa anggaran lagi yang mutlak harus dianggarkan kembali untuk membayar yang masih kurang menurut data disampaikan pihak BPJS Kesehatan.

“Kemarin telah kita sampaikan pada Pak Bupati bahwa format disampaikan adalah format BPJS Kesehatan bukan format dari Bupati. Namun dengan catatan dari kami (DPRD), jangan mencantumkan data nominal yang telah diasumsikan tersebut, untuk itu perlu dikaji ulang kembali data yang diasumsikan. Sudah kita anggarkan 10 Milyar, namun jika masih kurang juga maka perlu kita usulkan untuk dianggarkan di APBD Perubahan. Kami menyetujui, namun dengan catatan tidak mencantumkan angka nominal yang sebagaimana disampaikan pihak BPJS Kesehatan,” jelas Mahdi Husen Ketua DPRD RL saat diwawancai secara langsung oleh segenap Insan Pers sore ini, Selasa (4/5).

Ditambahkan Ketua DPRD, untuk data yang diminta secara riil pihak DPRD masih menunggu verifikasi detail dari pihak BPJS Kesehatan. “Kita masih menunggu data riil dari BPJS Kesehatan, jika data riil telah disampaikan dan setelah di kros chek nanti valid, maka barulah fakta integritas merupakan komitmen kita bersama ini, kita upayakan untuk direalisasikan apakah masuk dalam anggaran APBD Perubahan atau anggaran 2022,” tutupnya.

Untuk diketahui, forum rapat bersama digelar dan difasilitasi DPRD Rejang Lebong ini dilaksanakan sejak tadi siang sekitar pukul 13.00 hingga berakhir jelang sore ini dihadiri langsung dan dipimpin oleh Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen,SH beserta Fraksi-Fraksi DPRD, lalu dari pihak Pemkab Rejang Lebong diwakili Kepala Dinas Kesehatan dan Kabag Hukum Pemkab Rejang Lebong serta dihadiri juga dari Pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Rejang Lebong-Lebong-Kepahiang Novi Kurniadi,A.Md.Kep,S.KM. (Adit MCRL)