MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Bagi masyarakat Rejang Lebong yang ingin mendapatkan kartu prakerja yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat tak perlu risau, karena, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong telah membuka posko pendampingan pendaftaran kartu prakerja di kantor Disnakertrans Rejang Lebong.

Berdasarkan pantauan Tim Media Center dilapangan, antusiasme yang tinggi dengan dibukanya posko pendampingan pendaftaran kartu prakerja, juga terlihat dari masyarakat.

Tercatat, sejak dibuka pada Senin (13/4) hingga hari ini, Selasa (14/4), sudah ratusan orang yang mendaftarkan dirinya ke posko yang dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB itu.

Kepala Disnakertrans Rejang Lebong, Syahfawi menjelaskan, pembukaan posko pendampingan pendaftaran merupakan intruksi dari Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi, SH. M.SI.

“Beberapa waktu lalu kita melaporkan ke Bupati bahwa ada 1672 masyarakat Rejang Lebong yang ikut mendaftarkan diri secara online atau link dari kementrian untuk mendapatkan kartu prakerja,” ujar Syahfawi.

Dikarenakan pendaftaran yang dibuka dari tanggal 1 sampai 10 April 2020 lalu secara online. Bupati mengintruksikan pihaknya untuk membuka posko pendampingan pendaftaran kartu prakerja di kantor Disnakertrans Kabupaten Rejang Lebong.

Dikarenakan masih banyaknya pekerja di Kabupaten Rejang Lebong yang masih tidak memahami Informastion And Teknologi (IT).

“Sesuai intruksi Bupati kita buka posko pendampingan ini. Karna masih banyak pekerja kita yang tidak memahami IT, terutama seperti para buruh harian, buruh bangunan, pedagang kecil, kuli panggul yang ada di pasar dan tukang ojek. Sedangkan mereka juga termasuk dalam korban PHK dan dirumahkan dari tempat kerja,” jelasnya.

Syahfawi mengungkapkan, pendaftaran yang kita lakukan saat ini lebih diprioritaskan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh Virus Corona, seperti para buruh, pedagang, dan tukang ojek.

“Silahkan datang langsung ke kantor Disnakertrans Rejang Lebong, kemudian membawa Foto Copy Kartu Tanda Penduduk dan Nomor Handphon atau Whatsapp aktif. Nanti akan kita bantu ajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan kartu prakerja ini,” pungkasnya. (ANDI)