MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Rejang Lebong, Kamis, (7/10) pagi, menggelar presentasi akhir penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Kab. Rejang Lebong pagi itu dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Basuki, serta didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kab. Rejang Lebong, Fery Najamudin, dan dihadiri oleh para peserta.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rejang Lebong, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Basuki Mengatakan, berdasarkan peraturan presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektonik, pemerintah daerah diwajibkan menyusun arsitektur nasional dan rencana pembangunan daerah (RPJMD).

“Arsitektur dan peta rencana SPBE bertujua untuk memberikan panduan dalam pelaksanaan integrasi proses bisnis, data dan informasi, infrastruktur SPBE, aplikasi SPBE dan keamanan SPBE untuk menghasilkan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu,” ujar Basuki dalam sambutannya.

“Arsitektur dan peta rencana SPBE juga merupakan indikator penilaian SPBE, dan reformasi birokrasi. Sehingga besar kecilnya nilai indeks SPBE, nilai reformasi birokrasi Kabupaten Rejang Lebong juga tergantung pada arsitektur dan peta rencana SPBE ini,” tambahnya.

Dalam tahapan penyusunan arsitektur SPBE, lanjut Basuki, diperlukan persentase akhir untuk menyampaikan hasil analisis dari dokumen arsitektur yang telah disusun. untuk itu Basuki Berharap agar peserta dapat mengikuti presentasi akhir ini sampai selesai. Sehingga mengerti dan memahami seperti apa arsitektur dan peta rencana SPBE Kabupaten Rejang Lebong.

“Saya berharap agar peserta yang hadir dapat berperan aktif memberikan pertanyaan, masukan dan sarana pada dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE Kabupaten Rejang Lebong yang telah disusun,” pungkasnya. (ANDI)