DISKOMINFO – MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Bupati Rejang Lebong, Drs. Syamsul Efendi, Senin, (10/5) siang, meresmikan tower Transceiver Station (BTS) Combat Mini Telkomsel yang dibangun di Desa Tebat Pulau, Kecamatan Bermani Ulu, Kab. Rejang Lebong.

Peresmian tower siang itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah, SH, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bermani Ulu, serta disaksikan oleh Kepala Desa dan masyarakat Tebat Pulau.

Usai meresmikan tower tersebut, kepada Media Center, Bupati Syamsul memberikan apresiasi kepada PT. Telkomsel dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Rejang Lebong atas peran dalam membantu percepatan akses komunikasi yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.

“Peresmian tower ini merupakan salah satu wujud dari kepedulian pemerintah daerah dan pihak Telkomsel kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal layanan komunikasi dan informasi masyarakat Desa Tebat Pulau dan sekitarnya,” ujar Syamsul.

Syamsul juga mengatakan bahwa keberadaan tower Telekomunikasi ini dapat menghidupkan perekonomi masyarakat. “Dengan adanya tower tersebut secara tidak langsung memberikan peluang usaha kepada masyarakat seperti berjualan pulsa, menjual kuota internet, bahkan dapat membuka tempat pembayaran listrik dan PAM,” kata Syamsul.

Syamsul berharap agar jaringan ini dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih baik dan bersifat positif, bukan negatif.

Disisi lain, Kepala Dinas Kominfo Kab. Rejang Lebong, Feri Najamudin menyampaikan bahwa dengan disediakannya akses jaringan internet ini dapat permuda koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa.

Selain itu juga dapat memberikan kemudahan dalam proses belajar mengajar jarak jauh yang masih diterapkan hingga saat ini.

“Kehadiran jaringan Telkomsel atau jaringan internet ini dapat mempermudah komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dan Kabupaten. Selain itu juga diharapkan mampu memberikan kemudahan akses belajar mengajar jarak jauh yang masih diterapkan di masa pandemi covid-19,” pungkasnya. (ANDI)