MEDIA CENTER REJANG LEBONG– Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, SE, MAP, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan dalam proses pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Universitas Terbuka (UT) Bengkulu di Hotel Golden Rich, Sabtu (13/9/2025).

Hadir dalam acara itu Direktur UT Bengkulu Anton Robiansyah, M.Ak dan jajaran serta mahasiswa baru.

Acara OSMB yang digelar UT Bengkulu merupakan bagian dari program Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ), bertujuan membekali mahasiswa baru dengan pemahaman tentang sistem pembelajaran jarak jauh dan keterampilan belajar mandiri.

Dalam sambutannya, Bupati Fikri menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai calon intelektual yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Mahasiswa adalah calon intelektual. Saya berpesan agar mahasiswa senantiasa berpikir kritis, namun tetap menjaga kondusivitas lingkungan sekitar,” ujar Bupati Fikri.

Ia menyebut bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap ide dan masukan dari mahasiswa, namun mengingatkan agar sikap kritis tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Pemikiran kritis mahasiswa sangat dinantikan untuk membangun daerah. Silakan memberi masukan, tapi jangan sampai ditunggangi oleh pihak yang memperkeruh suasana,” tegasnya.

Bupati Fikri juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Terbuka atas perannya membuka akses pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Dengan adanya UT, semakin banyak putra-putri daerah yang dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan kampung halaman,” katanya.

Menurut Bupati Fikri, mahasiswa UT yang terbiasa dengan sistem pembelajaran mandiri memiliki keunggulan tersendiri. Hal ini menjadi modal penting dalam memberikan kontribusi di berbagai sektor, seperti ekonomi kreatif, pelestarian budaya, hingga isu lingkungan.

“Mahasiswa bisa berperan membantu UMKM go digital, memproduksi konten sejarah, sampai menginisiasi gerakan peduli lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kuliah tidak dijadikan sekadar ajang mengejar ijazah.

“Jangan kuliah hanya untuk cari ijazah. Kuliah itu proses membentuk karakter, disiplin, dan cara berpikir,” kata Fikri.

Bupati Fikri berharap kegiatan OSMB dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk membangun motivasi, kemandirian, serta semangat belajar yang tinggi dalam sistem pembelajaran jarak jauh.

Menutup paparannya, Fikri menyampaikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa agar berani bermimpi besar, namun tetap realistis dan bekerja keras.

“Jangan takut bermimpi besar. Tapi siapkan juga kerja keras untuk mewujudkannya,” pungkasnya.(mcrl/protokol)