MEDIA CENTER REJANG LEBONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) Bengkulu terkait pengadaan perumahan dan permodalan bagi pelaku UMKM.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, SE, MAP, dan Brand Manager BTN Bengkulu, Indriyanti, di ruang rapat utama Pemkab, Senin (6/10/2025) pukul 09.30 WIB.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Juliansyah Yayan, Kepala BPKD Diki Iswandi, ST, Kepala Bappeda Afreda Rotua Purba, S.Hut, M.Ling, serta sejumlah pejabat lainnya seperti Staf Ahli Taman, SP, MSi, Asisten I Setdakab Boby Harpa Santana, SSTP, MSi, dan Kabag Hukum Indra Hadiwinata, SH.

Bupati Fikri mengatakan, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah konkret dalam penyediaan perumahan bagi ASN dan pelaku UMKM di Rejang Lebong.

“Kita harapkan MoU ini tidak hanya seremonial. Harus ada aksi nyata untuk pengadaan perumahan bagi pelaku UMKM dan ASN. Saat ini ada 1.145 tenaga PPPK yang bisa difasilitasi perumahannya,” ujar Fikri.

Selain bidang perumahan, Pemkab Rejang Lebong juga tengah fokus mengembangkan sektor pariwisata. Menurut Fikri, jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata daerah terus meningkat signifikan.

“Pada 17 Agustus 2025, pengunjung objek wisata Bukit Kaba mencapai 6.000 orang, sebelumnya hanya 1.500–2.000 orang. Di Danau Mas Harun Bastari juga meningkat hingga 5.000 pengunjung karena adanya aktivitas paralayang,” jelasnya.

Peningkatan jumlah wisatawan tersebut, lanjut Bupati Fikri, berdampak pada tumbuhnya ekonomi masyarakat lokal, mulai dari peningkatan tingkat hunian hotel hingga penjualan produk UMKM.

Bupati Fikri juga berharap, BTN dapat menangkap peluang ini dengan memperkuat layanan di Rejang Lebong.

“BTN bisa meningkatkan sarana dan prasarana, misalnya dengan mendirikan fasilitas ATM di beberapa titik strategis di Kota Curup dan sekitarnya. Selain itu, kami juga berharap BTN dapat menggelar pelatihan pengelolaan keuangan dan UMKM,” kata Fikri.

Sementara itu, Brand Manager BTN Bengkulu, Indriyanti, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, MoU ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BTN dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“MoU ini diharapkan memberi manfaat nyata dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. BTN siap berperan dalam mendukung percepatan pembangunan di Rejang Lebong,” tutur Indriyanti.(mcrl/rahman/dero)