MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Terjadinya banjir di Rejang Lebong yang kesekian kalinya, Bupati Rejang Lebong DR.H. Ahmad Hijazi,. S.H,. M.Si. mengimbau masyarakat agar dapat disiplin dalam membuang sampah, dan tidak sembarangan, terutama di sungai. Hal tersebut disampaikannya pada Minggu, 28 Juni 2020 Siang saat memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak banjir, yang terjadi pada 23 Juni 2020 lalu.

“Ayo, kita sama-sama disiplin dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kami siap melayani, kami siap, apapun yang diminta masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujar bupati.

Selain itu, sebagai pemerintah daerah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, bupati juga menginformasikan apapun usulan masyarakat yang bisa menumbuhkan semangat serta kedisiplinan untuk tidak lagi membuang sampah pemerintah daerah akan membantu.

Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan, bahwa padatnya permukiman masyarakat di bantaran sungai menjadi penyebab terjadinya bencana banjir.

Meluapnya debit air sungai Air Duku dan Air Putih ini telah merendam permukiman masyarakat yang ada di sekitar hulu sungai yang terjadi berulang-ulang. Oleh sebab itu, Bupati akan menggandeng pakar pendidikan untuk melakukan penelitian serta mengevaluasi terkait penyebab banjir yang sering terjadi.

“Untuk antisipasi kedepannya, kita akan mencoba mencarikan ahlinya dan melakukan evaluasi serta mencari akar permasalahan yang menyebabkan banjir ini. Kita akan evaluasi tentang kependudukan masyarakat yang berada di bantaran sungai. Kita akan minta ahli untuk melakukan penelitian bagaimana caranya untuk mengurangi beban ini sehingga tidak terjadi banjir lagi secara berulang-ulang,” tutupnya. (Mcrl.Intan)