MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, SE., M.AP, didampingi Ketua TP PKK Rejang Lebong Intan Larasita Fikri, secara resmi membuka Festival Bhumi Belirang 2025 di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Minggu (30/11).
Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Lestarikan Alam dan Identitas Budaya
Dalam sambutannya, Bupati Fikri menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Belitar Seberang, Kelompok Sadar Wisata, serta seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan festival.
“Event Bhumi Belirang bukan hanya sekadar perayaan, tetapi wujud nyata semangat kita melestarikan kekayaan alam dan budaya. Belerang adalah anugerah yang harus kita jaga bersama, serta menjadi identitas masyarakat Rejang Lebong,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata Rejang Lebong, meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui produk kreatif lokal.
Bupati Fikri menginstruksikan Dinas Pariwisata agar pada 2026 festival ini dikembangkan dan dikolaborasikan dengan kegiatan berskala lebih besar.
“Tahun depan kita kolaborasikan festival ini, misalnya dengan pagelaran wayang kulit. Nanti akan saya sampaikan kepada Gubernur Bengkulu agar Rejang Lebong bisa menjadi tuan rumah pagelaran wayang kulit tingkat provinsi,” kata Bupati.
Beliau juga mendorong agar Festival Bhumi Belirang dapat dipadukan dengan event motor trail se-Sumbagsel untuk lebih mengenalkan Desa Belitar Seberang sebagai kawasan wisata unggulan—khususnya Air Terjun Tri Sakti.
Bupati menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Hendri memiliki visi besar untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai kabupaten tujuan wisata.
Kalender KEN 2026
Ketua panitia, Andika, berharap festival ini dapat terus berkembang dan masuk dalam program nasional.
“Mohon doa agar pada tahun 2026 Festival Bhumi Belirang bisa lolos dan masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara, sehingga menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rangkaian kegiatan festival, termasuk:
Lomba Senam Ceria – Senam Nusantara (29 November)
Karnaval Buto
Penampilan etnis budaya
Drama kolosal sejarah Desa Belitar Seberang
Acara nostalgia dangdut sebagai penutup malam festival
Kepala Desa Belitar Seberang, Kasiyadi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Fikri.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan aktif menyukseskan event ini. Semoga Festival Bhumi Belirang terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Festival Bhumi Belirang 2025 menjadi langkah nyata dalam mempromosikan potensi wisata desa dan memperkuat identitas budaya masyarakat Rejang Lebong. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisata tahunan yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.(mcrl/bisma)










