MEDIA CENTER REJANG LEBONG : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Rabu, (06/10) pagi, kembali menggelar Sosialisasi Implementasi Kesiapan Bersekolah Tahun 2021 tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan yang dilaksanakan di Danau Suro Manggi Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu, pagi itu dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Kab. Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju.

Hadirpula dalam sosialisasi tersebut, Bunda PAUD Kab. Rejang Lebong, Ny. Hartini Syamsul, Bunda PAUD Kec. Bermani Ulu, Kepala Sekolah PAUD dan SD, Sekertaris PKG, dan Kepala Desa di Kec. Bermani Ulu.

Kepala Disdikbud Kab. Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pajsu mengatakan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi tersebut adalah agar tercapainya persamaan persepsi antara PAUD dan SD terkait kesiapan bersekolah yang meliputi kesiapan fisik dan senso-motorik, perkembangan kognitif, perkembangan sosial-emosional dan sikap belajar.

Serta mewujudkan terjadinya komunikasi dan koordinasi antara satuan PAUD dan SD menuju kesiapan bersekolah. Sehingga terpenuhinya aspek-aspek Pendukung kesiapan anak bersekolah seperti dukungan sikap, dan stimulasi keluarga. Serta tersedianya tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana serta program kegiatan.

“Tujuan dari sosialisasi ini untuk membangun persamaan persepsi dan pemahaman stakeholder dalam kesiapan sekolah baik di tingkat Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Khirdes dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Khirdes juga menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan bupati (Perbup). Anak yang belum cukup umur untuk mengikuti pembelajaran di tinggkat SD, diwajibkan mengikuti pembelajaran di ditingkat TK dan PAUD terlebih dahulu.

“Berdasarkan peraturan bupati nomor 30 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembelajaran pra sekolah yang mewajibkan masyarakat Rejang Lebong untuk melaksanakan atau mengikuti pembelajaran pra sekolah di tingkat PAUD dan TK,” jelas Khirdes.

Sementara itu, Bunda PAUD Kab. Rejang Lebong, Ny. Hartini Syamsul dalam arahannya berharap, agar Bunda PAUD di tingkat kecamatan, Kelurahan dan Desa agar dapat mensosialisasikan dan mengajak masyarakat yang memiliki anak usia dini untuk mengikuti program pembelajaran di tingkat TK dan PAUD.

“Saya harap adanya peran Bunda PAUD untuk dapat mensosialisasikan kepada mayarakat terkait program pembelajaran pra SD ini. Sampaikan ke masyarakat bahwa sekarang ini anak usia dini diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran di tingkat TK dan PAUD sebelum memasuki pembelajaran di tingkat SD,” ujar Hartini. (ANDI)