MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyambut baik kiprah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu bersaing di tingkat nasional. Salah satu UMKM yang berhasil membawa nama Kabupaten Rejang Lebong adalah Batik ChaCha Mentari, yang terpilih menjadi perwakilan dalam program “Persit Bisa” yang diselenggarakan Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) di Balai Kartini, Jakarta, pada Mei 2026.

Batik ChaCha Mentari merupakan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan batik khas Rejang Lebong dengan motif yang terinspirasi dari aksara Kaganga, salah satu warisan budaya masyarakat Rejang yang memiliki nilai sejarah dan filosofi tinggi. Kehadiran batik ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Rejang Lebong.

UMKM Batik ChaCha Mentari didirikan oleh Ibu Dewa, anggota Persit sekaligus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rejang Lebong. Melalui semangat pemberdayaan perempuan, Ibu Dewa mengajak ibu-ibu rumah tangga di lingkungan sekitarnya untuk mengembangkan keterampilan membatik secara produktif dan berkelanjutan.

Dalam perjalanannya, Batik ChaCha Mentari terus berkembang dengan melibatkan tiga orang pengrajin batik. Setiap bulan, UMKM ini mampu memproduksi sekitar 10 hingga 30 helai kain batik, dengan pemasaran yang mulai menjangkau wilayah Bengkulu dan sekitarnya.

Program “Persit Bisa” sendiri merupakan program unggulan Persit KCK yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta kesejahteraan anggota Persit melalui pengembangan UMKM. Program ini telah sukses dilaksanakan pada tahun 2025 dan kembali diselenggarakan pada tahun 2026 dengan melibatkan berbagai UMKM perwakilan dari seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Batik ChaCha Mentari terpilih sebagai perwakilan UMKM dari Cabang XX Dim 0409 Koorcab Rem 041 PD XXI/Radin Inten.

Ketua Cabang XX Dim 0409 Koorcab Rem 041 PD XXI/Radin Inten, Ny. Ratih Agung, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terpilihnya Batik ChaCha Mentari dalam program nasional tersebut.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi terpilihnya UMKM Batik ChaCha Mentari dalam program Persit Bisa. Ini merupakan bukti bahwa kerja keras, kreativitas, dan semangat anggota Persit dalam mengembangkan usaha patut diapresiasikan,” ujarnya.

Keikutsertaan Batik ChaCha Mentari dalam program Persit Bisa diharapkan mampu meningkatkan promosi batik khas Rejang Lebong ke tingkat yang lebih luas, sekaligus memperkuat eksistensi produk lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang terlibat langsung dalam proses produksi batik.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mendorong penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar penting pembangunan ekonomi daerah. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dan dukungan lintas sektor, UMKM diharapkan mampu naik kelas, memperluas pasar, dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian daerah maupun nasional.

Keberhasilan Batik ChaCha Mentari menjadi perwakilan dalam program Persit Bisa juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Kabupaten Rejang Lebong untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memanfaatkan peluang promosi yang lebih luas.(mcrl)