MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul angin kencang yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong, Rio Agustian Pakpahan, menyampaikan bahwa saat ini Rejang Lebong memasuki musim hujan yang disertai cuaca ekstrem, sehingga potensi bencana hidrometeorologi meningkat.
“Untuk sementara waktu warga diimbau meningkatkan kewaspadaan diri. Jangan berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame agar tidak menjadi korban jika sewaktu-waktu pohon roboh,” ujarnya, Jumat.
Ia menjelaskan, angin kencang yang terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari (26–27/2) menyebabkan sejumlah kerusakan pada rumah warga. Di Gang Batara, Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, satu unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap setelah terangkat angin.
Peristiwa serupa terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.50 WIB di Jalan Bina Marga, ketika satu unit rumah warga tertimpa pohon roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Rejang Lebong bergerak cepat melakukan penanganan. Pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB, lima personel diterjunkan untuk membersihkan material pohon tumbang dan membantu warga melakukan evakuasi.
Rio menegaskan, masyarakat diminta tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat juga diingatkan agar berhati-hati dan menghindari jalur yang rawan pohon tumbang.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung, BPBD telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta peralatan pendukung, di antaranya satu unit loader, mini excavator, mobil tangki, serta persediaan bahan makanan.
Melalui kesiapsiagaan ini, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.(mcrl/tio)





