MEDIA CENTER REJANG LEBONG –Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Senin (1/6/2026).

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Satpol PP, Damkar, pelajar, serta mahasiswa. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Pasi Ops Kodim 0409/Rejang Lebong Lettu Inf. Lutfi Juanda.

Turut hadir Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K, Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Pera Heryani, SE, Ketua TP PKK dr Melka Novera Sari SpN, unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam amanatnya, Plt Bupati Hendri menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa Indonesia berdiri di atas dasar nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang harus terus kita jaga dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara,” ujar Hendri.

Menurutnya, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman moral, sumber inspirasi, dan arah dalam menjalankan pembangunan.

“Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan, setiap pelayanan, dan setiap langkah pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain memperingati Hari Lahir Pancasila, upacara tersebut juga menjadi momentum mengenang Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Plt Bupati menjelaskan, Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan bangsa Indonesia pada berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 yang menjadi tonggak lahirnya kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual dan organisasi.

“Dari sejarah itu kita belajar bahwa semangat tahun 1908 merupakan tonggak perubahan besar. Perjuangan bangsa tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan fisik, tetapi bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi mewujudkan kedaulatan bangsa yang bermartabat,” katanya.

Ia menambahkan, makna kebangkitan nasional harus terus relevan dengan perkembangan zaman. Jika dahulu perjuangan bangsa berfokus pada kedaulatan teritorial, kini tantangan yang dihadapi telah bergeser pada kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Menurut Hendri, tema Harkitnas 2026 mencerminkan komitmen seluruh elemen bangsa untuk melindungi dan mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan nasional.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang percaya pada kekuatan dirinya sendiri, pada persatuan warganya, dan pada daya juang generasi mudanya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan generasi masa depan harus dimulai dari fondasi yang kuat, baik secara fisik, mental, intelektual, maupun moral melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, perlindungan generasi muda di ruang digital juga menjadi perhatian penting pemerintah. Karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Plt Bupati Hendri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta bersama-sama membangun Rejang Lebong dan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan berkarakter.(mcrl/rahman/dodo/bisma/bams)