MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar rapat pembahasan kerja sama pemanfaatan produk BSI Tabungan Haji Indonesia dan BSI Haji Muda Indonesia bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Curup di ruang rapat Asisten I Setda Rejang Lebong, Senin (11/5/2026) pukul 13.30 WIB.
Rapat tersebut dipimpin langsung Kabag Kesra Setda Rejang Lebong Darmansyah A.N., SP, MSi didampingi Plt Kabag Pemerintahan Syalendra Syah serta dihadiri sejumlah perwakilan OPD terkait.
Turut hadir rombongan dari BSI Area Bengkulu yang dipimpin Widi Oktapiatama.
Dalam pembahasan tersebut, kerja sama yang dilakukan merupakan lanjutan dari nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dengan pihak BSI.
Kabag Kesra Setda Rejang Lebong Darmansyah menjelaskan, kerja sama tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tabligh akbar yang nantinya difasilitasi oleh pihak BSI untuk Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Kerja sama ini merupakan lanjutan dari kerja sama sebelumnya. Salah satu bentuk dukungannya yaitu BSI memfasilitasi pelaksanaan tabligh akbar bagi pemerintah daerah,” ujar Darmansyah.
Selain itu, kerja sama tersebut juga difokuskan pada pembukaan rekening tabungan haji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui program BSI Haji Muda Indonesia dan BSI Tabungan Haji Indonesia.
Menurut Darmansyah, program tersebut bertujuan mendorong ASN mulai mempersiapkan ibadah haji sejak dini melalui kebiasaan menabung secara bertahap.
“Fokusnya untuk ASN. Jadi sejak dini mulai menyiapkan tabungan haji. Tidak hanya niat berhaji, tetapi juga mulai berikhtiar dengan menabung,” jelasnya.
Dalam program tersebut, pihak BSI menargetkan pembukaan sekitar 1.000 rekening tabungan haji secara bertahap. Target itu diharapkan dapat tercapai dalam kurun waktu satu hingga beberapa tahun ke depan.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat maupun ASN dalam mempersiapkan keberangkatan haji melalui kebiasaan menabung, meskipun dimulai dari nominal kecil.
“Menabung Rp100 ribu pun bisa menjadi awal ikhtiar untuk berhaji. Mudah-mudahan dengan niat dan usaha itu Allah mudahkan jalan untuk berangkat haji,” tutup Darmansyah. (mcrl/tio)






