MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si bersama sejumlah pihak terkait meninjau langsung aset milik Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berupa Balai Benih Ikan (BBI) dan kolam air deras di Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Minggu (5/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya melihat secara langsung kondisi aset daerah yang dinilai memiliki potensi besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Hendri mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi aset yang terbengkalai, meskipun telah dibangun dan bahkan sempat dilakukan perbaikan dengan anggaran yang cukup besar.

“Sudah lama sebenarnya kami melihat potensi yang sangat besar di Kabupaten Rejang Lebong, salah satunya aset daerah yaitu BBI dan kolam air deras di Desa Belumai ini. Saya merasa iba ketika melihat aset daerah, terlebih lagi baru dibangun namun tidak bisa digunakan, sayang sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2024 aset tersebut telah diperbaiki dengan anggaran yang cukup besar. Namun hingga saat ini belum memberikan manfaat yang maksimal bagi daerah.

“Ini patut kita berdayakan sehingga hasilnya bisa berdampak pada PAD Kabupaten Rejang Lebong dan manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Plt Bupati menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin lagi melihat aset daerah yang terbengkalai tanpa pengelolaan yang jelas.
“Kami tidak ingin melihat lagi ada aset yang tidak dimanfaatkan atau tidak dikelola. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera merumuskan langkah dan inovasi dalam pengelolaan aset tersebut, khususnya BBI di Desa Belumai, yang akan dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project).

“Saya minta kepada dinas terkait untuk terus merumuskan dan menghadirkan inovasi, khususnya untuk BBI di Belumai ini agar bisa dijadikan pilot project sehingga aset ini benar-benar bisa dimanfaatkan,” tutupnya.

Dengan optimalisasi pengelolaan aset daerah tersebut, diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong. (mcrl/bisma)