MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Realisasi penerimaan pajak daerah per 3 Desember 2025 baru mencapai 77,44 persen, Tim Satgas Optimalisasi Penerimaan PAD menggelar rapat untuk memacu peningkatan penerimaan. Rapat dipimpin Plt. Asisten I Setdakab, Bobby Harpa Santana, SSTP, MSi di ruang rapat Sekdakab pukul 09.30 WIB, Kamis, 4 Desember 2025.
Rapat dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taman, SP, MSi. Serta dihadiri Kasatpol PP, Anton Sefrizal, SSTP, perwakilan Polres, Kodim 0409, Subden POM, Inspektorat, Dinas PUPR dan BPKD.
‘’Realisasi PAD kita hingga 3 Desember 2025 baru mencapai 77,44 persen. Dan kita masih memiliki sisa waktu beberapa hari untuk memacu peningkatan penerimaan kalau tidak bisa mencapai 100 persen setidaknya 99 persen,’’ jelas Taman.
Sedangkan Oki Mahendra dari BPKD menyampaikan realisasi penerimaan pajak daerah hingga 3 Desember 2025 mencapai Rp 31. 841.588.657 atau 77, 44 persen.
“Realisasi pajak daerah ini dihimpun dari 11 jenis objek pajak.
Terdiri dari, pajak reklame 65,95 persen, pajak MBLB 72,98 persen, 69,39 persen, BPHTB 90,48 persen, PBJT makanan minuman 55,63 persen. PBJT tenaga listrik 84,19 persen, PBJT jasa perhotelan 74,30 persen, PBJT parkir 104,72 persen. Opsen PKB 81,76 persen dan Opsen BBNKB 66,91 persen,” tutur Oki Mahendra.
Selain itu lanjut Oki Mahendra, ada penerimaan objek pajak daerah yang masih dapat dipacu. Khususnya pajak daerah mineral bukan logam dan batuan (MBLB) atau galian C. Karena, dari 24 perusahaan tambang itu baru terhimpun senilai Rp 2,4 miliar dari target Rp 2,8 miliar.
“Ada 4 perusahaan tambang yang setoran pajaknya sedikit dan bahkan ada yang nihil. Keempat perusahaan itu terdiri dari, CV Diagonal Simetris, PT Cipta Rekayasa Fadilah, CV Sungai Musi Barokah dan CV Vino Brothers,” ujar Oki.
Paparan yang disampaikan Oki Mahendra langsung ditanggapi Plt. Asisten I Setdakab, Bobby Harpa Santana.
“Satgas Optimalisasi Penerimaan PAD yang perlu melakukan langkah-langkah atau upaya peningkatan PAD. Sehingga realisasi PAD tahun 2025 dapat lebih maksimal,” demikian Bobby Harpa Santana.(rahman)








