MEDIA CENTER REJANG LEBONG– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rejang Lebong, Intan Larasita Fikri, mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran kader PKK di seluruh daerah untuk mendukung pembangunan keluarga yang berkelanjutan dan sejahtera.

Kegiatan dipusatkan di Gedung PKK Provinsi Bengkulu, Jalan Nala No. 192, Anggut Bawah, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, mulai Senin hingga Selasa, 13–14 Oktober 2025. Dihadiri oleh seluruh kader PKK kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Menurut Ketua TP PKK Rejang Lebong, Intan Larasita Fikri, kegiatan peningkatan kapasitas ini memiliki arti strategis bagi kemajuan organisasi dan pemberdayaan perempuan di daerah.

“Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberdayakan keluarga serta mendorong kesejahteraan masyarakat. PKK berperan penting sebagai penggerak pembangunan dari lingkup keluarga,” ujar Intan.

Kegiatan yang diprakarsai TP PKK Provinsi Bengkulu ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para kader PKK terhadap 10 Program Pokok PKK, agar pelaksanaannya di tingkat desa dan kelurahan semakin optimal.

Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Hj. Khairunnisa Helmi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas kader merupakan langkah konkret untuk memperkuat fungsi pemberdayaan di wilayah masing-masing.

“Fokus utama kegiatan ini adalah bagaimana peran ibu dapat dioptimalkan dalam mendukung program kesejahteraan dan pembangunan keluarga. Peningkatan kapasitas ini diharapkan berdampak langsung pada pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di lapangan — mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi keluarga,” jelas Khairunnisa.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri profesional di bidangnya, dengan topik pembelajaran yang relevan dengan tantangan pembangunan keluarga masa kini, seperti penguatan ekonomi rumah tangga, pemanfaatan teknologi, dan inovasi sosial berbasis keluarga.

Motor Penggerak Pembangunan Keluarga

Ny. Intan Larasita Fikri menegaskan, PKK memiliki peran strategis sebagai motor penggerak program kesejahteraan di tingkat daerah, terutama dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan yang berpusat pada keluarga.

“Kami berharap seluruh kader dapat membawa ilmu yang diperoleh ke daerah masing-masing dan mengimplementasikannya dalam kegiatan nyata. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan kader PKK, kesejahteraan keluarga akan semakin meningkat,” tambah Intan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Ketua Tim Pembina PKK Provinsi Bengkulu, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap keberlanjutan program PKK di seluruh kabupaten/kota.

Sinergi

Pihak panitia menekankan pentingnya kedisiplinan dan keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung, mengingat materi yang disampaikan akan menjadi bekal penting bagi pelaksanaan program PKK di tingkat lokal.

Dengan terselenggaranya kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK Tahun 2025 ini, TP PKK Rejang Lebong berharap dapat memperkuat sinergi antar kader dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program yang berorientasi pada kesejahteraan keluarga, kesehatan, pendidikan, serta ekonomi masyarakat.

“PKK bukan hanya organisasi perempuan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” tutup Intan Larasita Fikri.

Tentang 10 Program Pokok PKK

Sebagai informasi, 10 Program Pokok PKK mencakup bidang penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat.

Program-program ini menjadi dasar gerakan PKK dalam memperkuat kesejahteraan keluarga di seluruh Indonesia.(mcrl/protokol/kiki)