MEDIA CENTER REJANG LEBONG-Kabupaten Rejang Lebong berpeluang meraih penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Swastisaba Wistara, dalam proses penilaian tahun 2025. Jika lolos tahap verifikasi nasional, Rejang Lebong akan naik satu tingkat dari capaian sebelumnya, yakni Swastisaba Padapa pada 2023.

Keberhasilan ini menempatkan Rejang Lebong sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Bengkulu yang melaju ke tahapan verifikasi nasional KKS tahun ini.

Verifikasi dilakukan pada Senin 26 Mei 2025 pukul 09.00 WIB secara daring melalui zoom meeting, yang dipusatkan di ruang rapat Sekretariat Daerah. Agenda ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rejang Lebong Yusran Fauzi, Kepala Dinas Kesehatan Dhendi Novianto Saputra, Ketua Tim Pelaksana KKS Lisa Apriyanti, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita patut bersyukur dan bangga atas capaian sementara ini. Namun, tentu kita tidak boleh lengah. Harapan kita, Rejang Lebong bisa lolos hingga ke tingkat nasional dan meraih Swastisaba Wistara,” ujar Yusran Fauzi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rejang Lebong, Dhendi Novianto Saputra menyebutkan Rejang Lebong saat ini menempati peringkat tertinggi di Provinsi Bengkulu dalam penilaian KKS. Capaian itu berdasarkan hasil input data pada sejumlah indikator penilaian, baik kelembagaan maupun tatanan lainnya.

“Dalam aspek kelembagaan, kita memperoleh nilai sekitar 75 persen, sedangkan untuk tatanan lainnya, rata-rata nilainya mencapai 89,7 persen,” katanya.

Dhendi menambahkan, meskipun masih ada beberapa catatan dari tim penilai provinsi yang perlu disempurnakan, pihaknya optimistis seluruh proses revisi dan penginputan dapat diselesaikan hari ini.

“Data sebenarnya sudah siap. Sekarang tinggal penginputan akhir. Insya Allah hari ini semua bisa selesai,” ujarnya.

Ketua Tim Pelaksana KKS Rejang Lebong, Lisa Apriyanti, menyatakan pihaknya tengah fokus menyempurnakan seluruh aspek penilaian guna meraih Swastisaba Wistara.

“Kita akan bekerja keras mengejar poin-poin yang masih perlu direvisi. Target kami, malam ini seluruh data sudah terkumpul dan langsung diserahkan ke provinsi,” ujar Lisa.

Swastisaba merupakan penghargaan dari pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang dinilai berhasil mewujudkan lingkungan sehat, bersih, nyaman, dan aman melalui pendekatan lintas sektor. Penghargaan ini terbagi dalam tiga tingkatan, yakni Padapa (dasar), Wiwerda (menengah), dan Wistara (tinggi). Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator, mulai dari sanitasi, pengelolaan permukiman, layanan kesehatan, hingga partisipasi masyarakat.

Peluang Rejang Lebong meraih Swastisaba Wistara tak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga memberi harapan atas terwujudnya lingkungan hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat.(tio/dioba)