Tim Verifikator Desa PAMAN Mendatangi Kantin SD 18 Desa Teladan

MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Tim verifikator dari pusat yakni Badan Pengawas Obat dan Makanan Pusat dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kamis (08/02) pagi, mengunjungi Kantin SDN 18 Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan. Kunjungan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka penilaian lomba Desa Pangan Aman Tahun 2017.

Beberapa waktu yang lalu Desa Teladan terpilih menjadi salah satu dari enam peserta, pada lomba Desa Pangan Aman, mewakili Provinsi Bengkulu. Saat ini, Desa Teladan akan berjuang untuk masuk di jajaran 3 besar secara nasional. “Meskipun leading sektor kegiatan ini adalah Balai POM, tetapi kita selaku pemerintah daerah bertugas mendampingi tim verifikasi ini,” kata Asisten III Setdakab Rejang Lebong Upik Zumratul Aini.

Saat mengunjungi SDN 18, tim verifikator yang diketuai oleh Monalisa Herawati Rumayar tersebut mengamati dan bertanya-jawab langsung dengan pedagang di kantin. Kondisi kebersihan makanan kantin, tanggal kedaluwarsa makanan, serta aspek lainnya pun menjadi perhatian serius anggota tim.

Monalisa yang menjabat sebagai Kepala Subbidang Sarana dan Prasarana Perdesaan pada Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Kawasan Tertinggal, Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Perdesaan, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan itu menjelaskan, selain kantin sekolah, hari itu mereka juga akan menilik langsung beberapa tempat yang menjadi kriteria penilaian lomba.

Tempat-tempat yang mereka kunjungi antara lain, Ibu Rumah Tangga PKK, kantin sekolah, kios ritel, pedagang kreatif lapangan, serta dapur rumah tangga yang telah ditentukan oleh mereka.

Asisten I Setdakab Rejang Lebong Pranoto Majid, yang juga ikut mendampingi tim hari itu menjelaskan, kegiatan verifikasi desa pangan aman ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian profil desa yang dinominasikan sebagai Desa Pangan Aman di tingkat nasional.

Selain Asisten I dan III, hadir pula dalam kunjungan hari itu antara lain Kepala Dinas Sosial dan PMD Gunawan Firmansyah beserta sekretarisnya Raghan al Chalid, staf ahli bupati Sabirin Saleh, Wakil Balai POM Provinsi Bengkulu Sri Yuniarti, dan perangkat desa dari Desa Teladan.

Sementara itu Wakil Balai POM Provinsi Bengkulu Sri Yuniarti menuturkan, tahun lalu BB/BPOM sudah melakukan penilaian desa pangan aman di tingkat provinsi. Dan, mengirimkan 1 profil desa ke pusat untuk penilaian di tingkat nasional. “Penilaian di pusat dilakukan dalam rangka menetapkan tiga desa sebagai nominator desa pangan aman di tingkat nasional,” ujarnya.

Sri menjelaskan, penilaian desa pangan aman ini meliputi penilaian profil desa berdasarkan dokumen yang dikirimkan dari tiap provinsi. Selain itu juga dilakukan verifikasi langsung keenam desa dengan nilai tertinggi di tingkat nasional. (FRANKY)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *