Gandeng BPKP Bengkulu, Pemkab Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Terkait BLUD

MEDIA CENTER, REJANG LEBONG: Dinas Kesehatan Rejang Lebong menggelar Sosialisasi dan Simulasi Tim Penilai Penerapan Pengelolahan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Puskesmas Kabupaten Rejang Lebong, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati, Sselasa (14/11). Kegiatan sosialisasi BLUD diikuti BPKP Provinsi Bengkulu, Kadis Kesehatan, KA.UPT. PKM Curup dan Perumnas dan Perwakilan Organisasi Daerah (OPD) terkait.

Sekertaris Daerah (SEKDA) RA. Denni mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negara, PP No 23 tahun 2006 tentang pengelolaan keuangan badan layanan umum, dan Permendagri nomor 61 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan BLUD, pemerintah telah membuka koridor bagi instansi pelayanan publik untuk dikelola secara profesional.

“Menurut surat edaran menteri dalam negeri nomor 900/2759/SJ tanggal 10 – 09 – 2008 tentang tata cara penilaian SKPD yang akan menerapkan PPK-BLUD, bahwa masyarakat atau unit kerja pada SKPD yang memenuhi persyaratan substansi, teknis dan administrasi, dapat mengusulkan kepada kepala daerah untuk menerapkan PPK-BLUD,” ujar Denni.

Kemudian, ujar Sekda, hasil penelitian disampaikan kepada kepala daerah dalam bentuk rekomendasi. Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas tim penilai, lanjutnya, perlu adanya sosialisasi dan simulasi penilaian PPK-BLUD puskesmas sebagai pedoman penilaian awal yang dapat digunakan sebagai acuan Instrumen penilaian terhadap usulan SKPD atau unit kerja pada SKPD yang akan menerapkan PPK-BLUD.

“PPK-BLUD harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM, apalagi dalam laporan kinerja dituntut untuk cepat, tepat dan benar. Sehingga diperlukan pelatihan bagi SDM yang ada. Tidak menutup kemungkinan untuk merekrut tenaga Non PNS untuk membantu pelaksanaan administrasi dan kegiatan lainnya untuk memberikan pelayanan umum secara efisien dan efektif,” lanjutnya.

Masih menurut Denni, kehadiran BLUD Puskesmas harus diterapkan bersama di Kaupaten RL, selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, juga untuk meningkatkan SDM di puskesmas.

“Untuk itu, saya meminta kepada tim penilai PPK- BLUD, supaya dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksinya sehingga puskesmas yang ditargetkan tahun ini, yaitu puskesmas Curup dan Puskesmas Perumnas segera menerapkan PPK-BLUD mulai tahun 2018,” ucap Sekda.

“Saya berharap Puskesmas yang menjadi target, bisa memperoleh status Blud secara penuh. Kami berharap kehadiran bapak BPKP Provinsi Bengkulu, untuk dapat membantu memberikan nilai tambahan dalam kegiatan ini, kepada SKPD terkait dalam hal kegiatan ini. Mohon dukungan dan partisipasi sehingga bisa mencapai hasil yang kita harapkan,” kata Sekda. (ANDI)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *