SIMULASI APLIKASI E-MUSRENBANG: Staf Ahli Bupati Rejang Lebong H. Nurafik (berpeci hitam) bersama Kabid Penelitian Bappeda RL Budi Afrian (di sebelah Nurafik), saat membuka acara Simulasi Aplikasi e-Musrenbang di Ruang Rapat Bupati, Kamis (3/8). Simulasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan perangkat desa/kelurahan dan kecamatan dalam menggunakan aplikasi e-Musrenbang yang akan diberlakukan mulai tahun depan. (MCRL/ANDI)

CURUP, MCRL: Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Rejang Lebong Sutrisni mengatakan e-Musrenbang merupakan aplikasi perencanaan berupa aplikasi (online) yang dibangun untuk mendukung upaya sinergi perencanaan antara kelurahan, kecamatan dan pemerintah Kab. Rejang Lebong.

Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) sendiri merupakan forum musyawarah pemangku kepentingan yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga ke kabupaten untuk merumuskan dan menyepakati rencana pembangunan yang diusulkan.

“Dengan adanya aplikasi ini masyarakat Rejang Lebong dengan mudah dapat memberikan usulan berbagai rencana untuk pembangunan Kabupaten kepada Lurah/Kades. Kemudian usulan itu akan diberikan kepada Camat secara Online melalui aplikasi eMusrenbang selanjutnya akan diverifikasi oleh SKPD yang menanganinya,” ungkap Sutrisni dalam acara pembukaan Simulasi Aplikasi e-Musrenbang yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Kamis (03/08).

Sutrisni mengatakan, uji coba yang dilaksanakan oleh BAPPEDA dan DISKOMINFO Rejang Lebong hari itu, berhasil atau tidaknya, akan dilihat saat pemaparan di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan digelar pada tanggal 09 Agustus di Provinsi Bengkulu mendatang.

Kegiatan Simulasi e-Musrenbang Kamis pagi itu diikuti oleh instansi dan perwakilan dari 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong serta ditayangkan secara langsung (live streaming) melalui halaman resmi facebook Media Center Rejang Lebong. (fr/andi-mcrl)