CURUP, MCRL: Keinginan Bupati Hijazi untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai Kota Religius tidak main-main. Sehubungan dengan adanya program tersebut, sejak bulan Januari 2017 silam Bupati mengeluarkan imbauan agar seluruh pegawai Pemkab Rejang Lebong mengenakan pakaian muslim.

“Dengan ketentuan, hari Rabu, bagi laki-laki harus mengenakan peci. Sedangkan perempuan, mengenakan jilbab,” demikian ujar Bupati H. Ahmad Hijazi, dalam surat imbauan bernomor 400/009/Bag.2 tertanggal 7 Januari 2017 itu.

Dalam surat yang ditujukan kepada antara lain: Kepala Dinas, Badan, Inspektur, Kantor, Bagian, Sekretaris DPRD, Sekretaris KPUD, Camat, Lurah, dan Direktur RSUD itu, bupati juga mengimbau agar pada tiap hari Jumat minggu pertama setiap bulan, para PNS mengenakan pakaian muslim dan muslimah untuk mengikuti kegiatan ceramah agama.

“Kemudian, bagi para pejabat struktural yang muslim dan muslimah, maka diharuskan ada Al Quran di atas meja,” ujar Bupati.

Sehubungan dengan itu, Wakil Bupati H. Iqbal Bastari pun bahkan pernah melakukan pengecekkan secara langsung ke sejumlah sekolah, apakah imbauan tersebut diindahkan atau tidak.

“Saya sudah berapa kali jalan dan memantau sekolah maupun ruang kerja para kepala dinas, Alhamdulillah mereka sudah menyiapkan kitab suci di meja mereka masing-masing,” ungkap Iqbal.

Hanya saja, kata Iqbal, ia belum bisa memastikan apakah kitab suci itu dibaca atau tidak. Ia berharap kitab suci itu tak sekadar diletakan di atas meja.

“Namun kitab suci tersebut dibaca secara rutin dan dijalankan untuk menekan perilaku terhadap pejabat ataupun kepala sekolah yang bersangkutan,” harap pria asal Klaten, Jawa Tengah itu. (fr/mcrl)