KOMINFO: Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-137 Kota Curup, Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong (RL) kembali menggelar lomba bekulo atau berasan. Lomba ini sudah rutin digelar oleh BMA setiap perayaan HUT Curup. Menurut ketua umum BMA RL Herman Firnadi tahun ini mereka melombakan bekulo dalam bahasa rejang dan lembak.
Ada peserta dari 15 kecamatan yang ikut ambil bagian. Tujuh kecamatan dari kawasan Lembak terdiri dari Kecamatan Sindang Kelingi, Sindang Dataran, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, Binduriang, Padang Ulak Tanding dan Kecamatan Kota Padang untuk lomba bekulo bahasa lembak. Sedangkan 8 lainnya yakni Kecamatan Curup, Curup Tengah, Curup Timur, Curup Utara, Curup Selatan, Selupu Rejang, Bermani Ulu dan Kecamatan Bermani Ulu Raya mengikutinya dengan bahasa rejang.
“Lomba ini kita gelar sebagai wujud pelestarian budaya yang ada di RL, supaya terus lestari hingga nanti,” ungkapnya.
Ada beberapa penilaian yang dilakukan oleh panitia, di antaranya mengenai jumlah sirih, yakni sirih raja sebanyak 9 helai, dan sirih berasan hanya 5 helai. Selanjutnya yang menjadi penilaian panitia adalah penampilan, pakaian, vokal, tatanan bahasa serta keruntutan dalam berasan. Dalam berasan ini diawali dengan iben umeak bugei atau sirih ahli rumah yang menyatakan bahwa keluarga ahli rumah sudah terkumpul semua. Kemudian sirih diserahkan kepada ahli bahasa, yang dilanjutkan dengan ahli bahasa minta izin ke ahli rumah, apakah acara bisa dimulai atau belum.
“Kita siapkan hadiahnya berupa trofi dan uang pembinaan. Sedangkan untuk jurinya kalau juri bekulo bahasa lembak berasal dari lembak, begitu juga untuk juri bahasa rejang,” ujar Herman. (yon/fr/mcrl)