Arsip Kategori: Organisasi

Jun 08 2015

KCB Lawan Narkoba

Komunitas Curup Bersatu (KCB) Curup berkomitmen melawan dan perang melawan narkoba. Puluhan KCB sendiri merupakan gabungan dari 23 komunitas yang ada dikabupaten Rejang lebong. Perang melawan narkoba disapaikan dengan penandatanganan kain sepanjang skeitar 5 meter dan mereka membubuhi tandatangan untuk melawan narkoba. Kegiatan itu dipusatkan dilapangan setia Negara dihadiri Wakil Bupati Rejang lebong Syafewi sebagai ketua BNK kabupaten Rejang lebong, BNN Provinsi Bengkulu, jajaran polres dan pihak terkait. Dalam sambutanya, wakil Bupati Rejang Lebong Syafewi memberikan aspreasi terhadap kegiatan ini. Kegiatan seperti itu menurut Wakil Bupati layak mendapat dukungan pemerintah daerah mengingat saat ini bahaya narkoba sudah sangat mengancam. Menurut wabup pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba ini sudah menjadi tugas semua pihak dan kalangan terutama generasi muda. Sementara itu, Kabag Umum BNN Provinsi Bengkulu Nursahid, menjelaskan, saat ini Peredaran Narkoba di Provinsi Bengkulu cukup mengkhawatirkan, dimana berdasarkan data yang dimiliki pengguna Narkoba sudah merambah ke dunia pendidikan. Dari 25 ribu penggunan Narkoba di Bengkulu ini, 5 ribunya merupakan kalangan pelajar dan mahasiswa serta pemuda.

Apr 24 2013

Karakter untuk Menjadi “Change Maker” di Birokrasi

Tentunya bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seorang “change maker” di birokrasi, apalagi jika posisi kita hanyalah seorang PNS follower atau bawahan. Namun janganlah kecil hati, apapun posisi Anda di birokrasi. Biarpun hanya bawahan atau follower dari atasan Anda, namun benih-benih “change maker” bisa dimulai dengan prinsip bahwa kita adalah bawahan yang “berbeda” atau terpilih dan bisa mewarnai dan berkontribusi dalam keberhasilan kantor Anda.Point2 ini saya kutip dari buku Rhenald Kasali : Recode Your DNA, tentang karakter yang perlu dimiliki oleh mereka yang ingin menjadi “change maker” :

KETERBUKAAN PIKIRAN :

    1. Imaginatif dan kreatif

 

    1. Lebih menyerupai keberagaman dan hal2 baru (tidak terbelenggu rutinitas)

 

    1. Banyak pilihan dan minat

 

    1. Mengutamakan hal-hal yang original

 

    1. Sangat menghargai emosi

 

  1. Cenderung fleksibel (tidak dogmatic)

KETERBUKAAN HATI :

    1. Terpola, metodologis

 

    1. Terorganisir, tertata (secara bertahap)

 

    1. Menghargai waktu, tepat

 

    1. Dapat diandalkan

 

    1. Disiplin diri (tidak semaunya)

 

    1. Ada dorongan yang kuat

 

    1. Persistensi (tidak menunda-nunda)

 

  1. Bergerak otomatis (tidak harus didorong)

KETERBUKAAN TERHADAP ORANG LAIN

    1. Senang berkawan, bekerja dalam kelompok

 

    1. Senang mendatangi

 

    1. Lugas

 

    1. Tertantang dengan emosi-emosi positif

 

    1. Berenergi/bergairah (tidak datar)

 

    1. Mendominasi pembicaraan (tidak diam dan pasif)

 

    1. Percaya pada orang lain (tidak cenderung curiga)

 

  1. Percaya diri, penuh keberanian)

KETERBUKAAN TERHADAP KESEPAKATAN

    1. Mempercayai (tidak skeptic atau ragu-ragu)

 

    1. Sederhana (tidak arogan atau tinggi hati)

 

    1. Ingin melimpahkan wewenang

 

    1. Kooperatif (mau bekerja sama)

 

    1. Altruistik, memberi, bersahabat)

 

    1. Menerima

 

  1. Mengorbankan pribadi sendiri

KETERBUKAAN TERHADAP TEKANAN

    1. Kalem

 

    1. Tidak kenal takut

 

    1. Tidak sensitive/emosional

 

    1. Mampu mengendalikan diri

 

    1. Resisten terhadap godaan

 

  1. Tidak mudah cemas

Dan kemudian, “change maker” bisa dikategorikan dalam 5 level, yaitu :
Level 1 : Jadi pimpinan karena didukung SK, bawahan bekerja karena diharuskan dan diawasi (sekedar manager, bukan pemimpin)
Level 2 : Memimpin dengan hati, “meaningful relationship”
Level 3 : Memprioritaskan hasil/result
Level 4 : Menumbuhkan pribadi-pribadi menjadi pemimpin
Level 5 : Personhood, respek, guru, spiritual (contoh Gandhi, Ahmad Dahlan)

Nov 13 2012

PT Askes Siap Beralih Jadi BPJS

PT Askes siap beralih menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan. Proses transformasi tersebut akan berlangsung tanpa proses likuidasi atau pembubaran (pemecatan karyawan). Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT. Askes, Gede Subawa.

Ia menjelaskan, meskipun nantinya akan menjadi sebuah badan negara, BPJS akan tetap dikelola secara profesional dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. “Tidak boleh kembali pada birokrasi tapi prinsip korporasi,” imbuhnya. Baca kelanjutan entri ini »

Okt 04 2012

Rapat Penataan Kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah

Bertempat di ruang rapat Bupati, hari Sabtu, 29/9, diadakan rapat pembahasan mengenai penataan kelembagaan pemerintah di lingkungan pemda Rejang Lebong. Rapat dipimpin oleh Asisten 2, Bp Mahkran, SP, MM yang didampingi oleh Asisten 3, Dra. Denny Soediartiny dan Kabag Organisasi, Ir. Yulfitri dan dihadiri oleh staf ahli hukum dan politik, kabag dan ka Instansi/Badan. Agenda rapat di antaranya membahas pembentukan ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan mengembangkan kelembagaan bagian keuangan menjadi Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Baca kelanjutan entri ini »

Post sebelumnya «

Get plugin http://www.fastemailsender.com