BPKD Gelar Sosialisasi Bulan Panutan Pajak PBB-2

MEDIA CENTER REJANG LEBONG: Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) menggelar Sosialisasi Bulan Panutan Pajak Bumi Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilaksanakan di Gedung Pola Setdakab Rejang Lebong, Selasa (15/5) siang.

Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh  Wakil Bupati Rejang Lebong H. Iqbal Bastari S.Pd.MM. dan diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Camat, Kades dan Lurah se-Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, sosialisasi bulan panutan pajak PBB-P2 merupakan sosialisasi yang sangat tepat dan merupakan salah satu upaya dalam tertib pelaksanaan pembayaran pajak tepat waktu.

“Pajak tersebut diperuntukkan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, jadi saya harapkan seluruh lapisan masyarakat agar dapat melakukan pembayaran pajak tepat waktu, karena PBB-P2 merupakan salah penghasil dan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Wabup.

Selain itu wabup juga berharap kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar dapat menjadi contoh dan panutan dalam pelaksanaan tertib pajak.

Sementara, Sekretaris BPKD Rejang Lebong, Bambang Budiono dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi bulan panutan pajak PBB-P2 tahun 2018 bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya tertib dan tepat waktu dalam membayar pajak.

“Kita inginkan dari kegiatan sosialisasi bulan panutan pajak ini, masyarakat akan lebih taat dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak. Karena pajak itu sendiri, nantinya akan kembali lagi kepada masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, BPKD memberikan penghargaan kepada 3 OPD pengelola PAD. Untuk terbaik 1 diraih oleh DPMPTSP dengan capaian 157,83 %. Kemudian terbaik 2 diraih Dinas Pariwisata dengan capaian 156,66 % dan terbaik 3 diraih oleh PUPRPKP dengan capaian ¬†148,83 %,” kata Kabid Penagihan dan Pendapatan BPKD Rejang Lebong.

Selain itu BPKD juga memberikan penghargaan kepada 3 Desa dan 3 Kelurahan sebagai pengumpul pajak terbaik. 3 desa capaian PBB terbaik tersebut adalah: Desa Air Meles atas dinobatkan sebagai terbaik 1, Kemudian terbaik 2 dinobatkan kepada Desa Suban Ayam dan terbaik 3 di nobatkan kepada Desa Sindang Jati.

Kemudian untuk tingkat kelurahan yakni terbaik 1 diraih oleh Kelurahan Pasar Baru dengan capaian 88,86 %, terbaik 2 diraih oleh Kelurahan Air Putih Lama dengan capaian 78,22 % dan terbaik 3 diraih oleh Kelurahan Sukaraja dengan capaian 80,56 %. (Ic/SHODIQ)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *