Bimtek BPKP pada Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah

Sekitar 40 an orang peserta dari berbagai SKPD dan lingkungan pemdakab Rejang Lebong, hari ini, Selasa, 12/06/2011, mengikuti bimbingan teknis pengelolaan keuangan.  Bertindak sebagai event organizer kegiatan ini adalah Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), cq bidang diklat. Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan BPKP dalam rangka mensosialisasikan aplikasi SIMDA (Sistem Informasi Managemen Keuangan Daerah), yaitu sebuah aplikasi buatan BPKP yang sudah mengintegrasikan  penyusunan anggaran, pembukuan dan penatausahaan keuangan daerah.  Hal ini sejalan dengan  uapaya mewujudkan good governance dan clean government dalam pengelolaan keuangan daerah secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan aturan pokok yang telah ditetapkan dalam undang undang.Rencananya kegiatan ini berlangsung selama 3 hari. Hadir dalam cara tersebut para asisten, staf ahli dan beberapa kepala SKPD dan peserta bimtek.

Laporan Ketua panitia, Kepala BKD, Amir Hamzah, SE

Acara dimulai dengan laporan Ketua Pelaksana kegiatan, Amir Hamzah, SE, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekda Rejang Lebong, Drs. Sudirman. Dalam sambutannya, pak Sekda mengharapkan peserta memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan dalam rangka menuju opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Peraturan terbaru dan teknologi mutakhir harus dikuasai dan dipahami, meskipun demikian, yang utama adalah niatnya, bahwa kita akan mengelola keuangan dengan jujur dan bersungguh-sungguh, tidak macam-macam.

Sambutan sekda, Drs. Sudirman

Nara sumber dari BPKP, Lilik Sumarwanto, SE didampingi stafnya, menegaskan  bahwa kegiatan sosialisasi ini nantinya perlu ditindaklanjuti dengan MOU antara pemdakab RL dan BPKP, sehingga aplikasi SIMDA oleh user di lingkungan pemdakab bisa digunakan secara legal dan full option. Perlu diketahui bahwa jika tidak ada MOU, maka aplikasi SIMDA hanya diberikan dalam versi trial selama 21 hari. Aplikasi ini sangat memudahkan SKPD, guna penyusunan RKA, posting di BKU dan laporan-laporan.

Peserta Bimtek

Menurut beliau,  Tim Pengembangan produk SIMDA telah menghasilkan SIMDA Keuangan, SIMDA Gaji, SIMDA Barang Milik Daerah, dan Sub Aplikasi Gabungan per Provinsi. Rencana pengembangan selanjutnya yaitu SIMDA Keuangan Akrual Basis (PP nomor 71 tahun 2010), SIMDA Aparatur, SIMDA Pendapatan dan SIMDA Kinerja (Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah/SAKIP).

Aplikasi SIMDA versi 2.1. masternya terdiri dari 3 folder, yaitu folder aplikasi, installer dan Microsoft SQL Server, dengan space 558 MB.

Menurut pak Lilik, di Propinsi Bengkulu hanya kabupaten Kaur dan Rejang Lebong yang belum menggunak aplikasi SIMDA ini. OK. Semoga secepatnya ditindaklanjuti instansi teknis terkait.

Komentar Facebooker

komentar FB


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>